JURNALMETROPOLITAN.com - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti insiden kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan sebuah mobil rombongan haji di Grobogan, Jawa Tengah (Jateng).
Peristiwa yang terjadi pada Jumat, 1 Mei 2026 dini hari tersebut, dilaporkan menyebabkan 4 korban tewas, dan 5 orang terluka.
Mereka diketahui merupakan penumpang mobil yang menjadi rombongan haji yang sempat melintasi rel kereta api di kawasan Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan.
Dalam unggahan Instagram @cretivox, pada Sabtu, 2 Mei 2026, dilaporkan pada saat itu, terdapat kabut sehingga jarak pandang mobil terbatas.
"Akibatnya mobil yang membawa 9 penumpang itu tertabrak kereta saat melintas, diduga karena jarak sudah terlalu dekat," ungkap postingan tersebut.
"Benturan keras membuat kendaraan terpental hingga sekitar 20 meter ke area persawahan," tambahnya.
Lantas, bagaimana otoritas berwenang menuturkan insiden tragis yang melibatkan KA Argo Bromo dengan sebuah mobil di wilayah Grobongan, Jateng? Berikut ini kronologinya.
Secara terpisah, Kasatlantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani membenarkan terjadinya kecelakaan kereta api dengan sebuah mobil berpenumpang 9 orang.
Dalam kasus ini, Kumala menuturkan adanya dugaan pengemudi mobil kurang berhati hati saat melintasi rel tanpa paling pintu di wilayah tersebut.
Baca Juga: Dasco Ungkap Danantara Masuk ke Perusahaan Ojol, Sebut Bakal Ada Penyesuaian Kebijakan
Artikel Terkait
Kronologi Kecelakaan Truk Boks vs Bus di Madiun, Bermula saat Mobil Parkir Lalu Terhantam pada Area Badan Jalan
Evakuasi Dramatis Korban Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kalbar, Seluruh Korban Ditemukan Tewas pada Puncak Bukit
Viral Cerita Anak Pemilik Parkiran Motor Langganan Arinjani Novita Sari, Korban Meninggal Kecelakaan KRL di Bekasi Timur