“Pada Senin sore, kru helikopter mengalami kendala kabut tebal yang menyelimuti kawasan Pelawangan 2 Sembalun,” tuturnya.
“Meskipun telah mencoba bermanuver mencari celah, jarak pandang yang sangat terbatas memaksa helikopter untuk kembali ke pangkalan Bali demi aspek keselamatan penerbangan,” paparnya.
Meski evakuasi pada saat itu batal dilakukan, BASARNAS tetap memantau kondisi korban dan meminta untuk tidak melakukan perpindahan lokasi serta mendapat perawatan sementara.
Langsung Diterbangkan ke Bali
Evakuasi dilakukan pada Selasa pagi dengan kondisi cuaca yang lebih cerah dari momen evakuasi sebelumnya.
Proses evakuasi yang dilakukan tersebut memungkinkan korban untuk langsung diterbangkan menuju Bali pada pukul 08.17 Wita.
“Helikopter mendarat di helipad di Benoa, Bali pada pukul 09.05 Wita dan korban dirujuk ke Rumah Sakit Inmedika, Sanur, Bali untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” tukasnya.(*)
Artikel Terkait
Aksi Warga Amankan Mobil Camat Pantan Cuaca yang Hanyut di Gayo Lues, Evakuasi dengan Tali Sling
Medan Terjal, Proses Evakuasi Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar Gunakan Helikopter hingga Motor
Evakuasi Dramatis Korban Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kalbar, Seluruh Korban Ditemukan Tewas pada Puncak Bukit