Di sektor kesehatan, pemerintah juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis secara masif untuk memastikan perlindungan medis yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan kini sedang kita bangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang utuh,” katanya.
Baca Juga: Mulyani Motivasi PMR SMKN 2 Kota Bogor Tingkatkan Prestasi dan Kemandirian Organisasi
Upaya peningkatan kesejahteraan rakyat juga diperkuat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan.
“Di samping itu, sejalan dengan upaya pembangunan kualitas manusia tersebut, pemerintah juga telah melakukan ikhtiar besar dalam perlindungan generasi muda di ruang digital,” jelas Jenal Mutaqin.
Per 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya. Kebijakan tersebut bertujuan memastikan anak-anak dapat mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai usia tumbuh kembangnya.
Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional ini, lanjutnya, bangsa Indonesia kembali meneguhkan arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita sebagai kompas utama pembangunan nasional.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 juga menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda untuk kembali menyalakan semangat “Boedi Oetomo” dalam setiap lini kehidupan.
Baca Juga: DPRD Kota Bogor Dorong Kampung Batik Cibuluh Jadi Destinasi Wisata Edukasi Bertaraf Internasional
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,” tutupnya.(*)
Artikel Terkait
Jenal Mutaqin Bagikan Ayam Petelur, Ikhtiar Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga
Jenal Mutaqin Dampingi Mendukbangga Tinjau Program Dahsat di Kebon Pedes
Jenal Mutaqin Apresiasi Vaksinasi HPV BPOM untuk Tekan Kanker Serviks