Data sementara BPBD hingga Sabtu, 30 Mei 2026, mencatat 5 desa yang terdampak banjir, yakni Desa Bualo sebanyak 132 kepala keluarga, Desa Didingga 115 kepala keluarga.
Kemudian, Desa Biau 122 kepala keluarga, Desa Omuto 85 kepala keluarga, dan Desa Luhuto 75 kepala keluarga.
Dalam insiden ini, ratusan rumah warga di desa-desa tersebut turut terdampak banjir.
Tutup Akses Vital di Desa Terdampak
Meski banjir mulai surut, material lumpur dan kayu hingga kini dilaporkan masih menutupi sejumlah rumah warga dan akses di beberapa titik desa terdampak.
BPBD Provinsi Gorontalo bersama BPBD Kabupaten Gorontalo Utara terus melakukan asesmen dan koordinasi lintas sektor.
Hal tersebut, diketahui untuk penanganan bencana, evakuasi warga, hingga pembersihan rumah dari sisa lumpur dan material banjir.
Atas insiden ini, Dinas Sosial Provinsi Gorontalo bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) juga diterjunkan ke lokasi terdampak.(*)
Artikel Terkait
Penampungan Oli Bekas Diduga Meluap, Banjir di Sukoharjo Berwarna Hitam: Sudah Disumbat Karung, Tetap Keluar
Beredar Video Kericuhan Demo Korban Banjir di Kantor Bupati Langkat, Diduga Akibat Distribusi Bantuan Tak Merata
Jenal Mutaqin Tekankan Penanganan Jangka Panjang Solusi Banjir