JURNALMETROPOLITAN.com - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyebut kegiatan Dharmasanti Umat Buddha Kota Bogor dalam rangka peringatan Waisak 2026 merupakan momentum untuk memperkuat kebersamaan, toleransi, dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Dharmasanti Umat Buddha Kota Bogor di Puri Begawan, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Minggu (7/6/2026).
Dharmasanti tahun 2026 mengusung tema “Menebar Cinta, Menumbuhkan Perdamaian Dunia”. Menurut Dedie Rachim, tema tersebut memiliki makna yang mendalam dan relevan dengan kondisi saat ini.
Baca Juga: Kirab 140 Pusaka Kujang Warnai Perayaan HJB Ke-544 Kota Bogor
Perdamaian dunia berawal dari perdamaian dalam diri, kemudian tumbuh dalam keluarga, masyarakat, hingga terwujud dalam hubungan yang harmonis antarumat beragama dan antarkelompok masyarakat.
Mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Dedie Rachim menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tokoh agama, dan umat Buddha Kota Bogor yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan baik.
Ia mengatakan, Kota Bogor sebagai kota yang dihuni masyarakat dari berbagai suku, agama, budaya, dan latar belakang memiliki keberagaman yang menjadi kekuatan bersama.
Keberagaman tersebut perlu terus dijaga melalui sikap saling menghormati, saling memahami, serta semangat gotong royong dalam membangun kehidupan yang harmonis dan mendukung pembangunan Kota Bogor melalui kolaborasi serta sinergi.
Baca Juga: Lantik PKPRI Kota Bogor, Dedie Rachim: Laksanakan Tugas Sebaik-baiknya
Dedie Rachim menambahkan bahwa umat Buddha telah menjadi bagian dari perjalanan panjang sejarah Kota Bogor dan turut mewarnai perkembangan kota sejak ratusan tahun lalu.
“Saya merasa bangga, karena kegiatan Dharmasanti tahun ini melibatkan banyak generasi muda umat Buddha. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai cinta kasih, toleransi, persaudaraan, dan kebangsaan terus diwariskan kepada generasi penerus sebagai modal penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat,” kata Dedie Rachim.
Selain memberikan apresiasi, Dedie Rachim juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam mendukung penguatan moderasi beragama, kerukunan umat beragama, serta kehidupan sosial yang inklusif dan harmonis.
Menurutnya, kemajuan kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kuatnya persatuan, toleransi, dan solidaritas sosial masyarakat. Ia juga mendorong umat Buddha, khususnya generasi muda, untuk tampil dan menunjukkan jati diri serta nilai-nilai Buddhis yang dapat memberikan kontribusi positif dalam menghadapi berbagai tantangan global saat ini.
Baca Juga: HJB ke-544, Pemkot Bogor Hadirkan Job Fair dengan Ribuan Lowongan Kerja
Artikel Terkait
HJB ke-544, Ini Kado Untuk Warga Kota Bogor
Bogor Nanjeur, Harapan HJB Ke-544 untuk Kota Bogor yang Lebih Maju
Momentum HJB Ke-544, Kota Bogor Raih Penghargaan Creative Financing Terbaik dari Kemendagri