JURNALMETROPOLITAN.com - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi menghadiri Opening Ceremony Festival Merah Putih (FMP) 2026 di Makorem 061/Suryakancana, Kota Bogor, Jumat (31/7/2026).
Melalui FMP ini, Kota Bogor memiliki keunikan tersendiri dibandingkan daerah lain. Dedie Rachim mengatakan, kegiatan tersebut merupakan perayaan untuk merajut rasa persaudaraan.
"Ini perayaan kita sebagai warga Kota Bogor yang sangat guyub. Untuk itu, apresiasi, rasa bangga kami, karena saya meyakini betul bahwa pembangunan itu bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi bagaimana membangun manusia Bogor dilandasi dengan rasa persahabatan, rasa kekeluargaan, dan tentu saja adanya rasa saling mencintai dan memiliki," ungkap Dedie Rachim.
Ia berharap, dalam kondisi apa pun Kota Bogor dapat terus menjaga rasa aman, tertib, lancar, serta tidak ada gangguan apa pun.
Pada FMP tahun 2026 ini, Dedie Rachim menjelaskan bahwa akan ada 5.000 bendera merah putih dan umbul-umbul yang dipasang di seputaran wilayah Kota Bogor.
"Bukan hanya yang disiapkan panitia, tetapi kami juga mengimbau agar masyarakat juga merespons dengan positif. Kalau masyarakat ingin memasang umbul-umbul, bendera, mangga silakan," ucapnya.
Selanjutnya, akan dilaksanakan pengibaran dan penurunan bendera merah putih di Tugu Kujang pada pukul 07.00 dan 17.00 setiap harinya.
Opening Ceremony FMP 2026 dibuka langsung oleh Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio. Ia berharap pelaksanaan FMP dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
"Dan semoga ini bisa memberikan maslahat bagi masyarakat Kota Bogor khususnya dan umumnya bagi masyarakat Indonesia," ujarnya.
Ketua Panitia FMP, Syahril M. Said, mengatakan FMP merupakan impian bersama untuk terus mengukuhkan rasa nasionalisme, patriotisme, dan cinta damai di tengah masyarakat Kota Bogor.
"Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah warisan perjuangan para pendahulu. Karena itu menjadi tanggung jawab kita untuk mengisi kemerdekaan dengan karya-karya, menjaga persatuan di tengah perbedaan dan terus berjuang bersama untuk Kota Bogor yang lebih baik," ujarnya.
Tahun ini, FMP menghadirkan 17 rangkaian kegiatan sepanjang Bulan Agustus.
Beberapa agenda utama di antaranya adalah penaikan dan penurunan Bendera Merah Putih di kawasan Tugu Kujang serta Kirab Merah Putih yang melibatkan ribuan masyarakat.
Artikel Terkait
PKL Alun-alun Kota Bogor Naik Kelas, Kini Berjualan di Pasar Jambu Dua
316 Atlet Muda Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Kota Bogor 2026
Delegasi Kota Bogor Raih Predikat Best Delegate pada Youth City Changers - Rakernas APEKSI 2026