Baca Juga: Pemkab Bekasi Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana
"Yang pertama, menunda untuk tanam benihnya sampai potensi bencana hilang, yang kedua menyiapkan jaring. Itu nanti yang akan dipikirkan bantuan untuk jaringnya, supaya ketika ada banjir ikannya tidak terbawa hanyut," tambahnya.
Hari sebelumya, Dani Ramdan berpesan kepada seluruh ketua RW pada acara Silaturahmi Ketua Rukun Warga Se-Kabupaten Bekasi yang digelar Polres Metro Bekasi di Jababeka Convention Center, Presiden University, Cikarang Utara, pada Sabtu (04/03/2023).
Dimana menurutnya, melihat kondisi rawan bencana di Kabupaten Bekasi, agar para Ketua RW dapat membuat jalur evakuasi serta membangun budaya tangguh bencana di lingkungannya.
"Jadi di tingkat RW dan RT, harus ada sosialisasi kepada warga, jalur evakuasi yang aman ketika terjadi bencana seperti banjir, kebakaran, puting beliung dan yang lainnya. Nah itu harus ada petanya di tingkat RT/RW," jelasnya usai menghadiri acara.
Dani Ramdan menyampaikan, Pemkab Bekasi sudah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi hingga 12 Maret mendatang. Saat ini, lanjutnya, banjir di Kabupaten Bekasi mulai surut. Selain karena hujan yang berkurang, upaya penanganan juga terus dilakukan oleh Pemkab Bekasi.***
Artikel Terkait
Inter Milan vs Lecce: Prediksi, Susunan Pemain dan Live Streaming
Bukan Rahasia Lagi, Tetap Makan Enak tapi Berat Badan Terjaga
Musim Panas Tiba Saatnya Liburan bersama Keluarga
Agrowisata Pagilaran, Kebun Teh Berusia Ribuan Tahun yang Masih Terawat
Keuntungan B2B Ecommerce yang Harus Diketahui