Viral Kasus Bayi Tertukar di Bogor, Ini Kronologis Lengkapnya

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 12 Agustus 2023 | 06:05 WIB
Siti Mauliah, ibu dari bayi tertukar di Bogor (detik)
Siti Mauliah, ibu dari bayi tertukar di Bogor (detik)

 

JURNALMETROPOLITAN.com -- Siti Mauliah (37) dan Muhamad Tabrani (52) warga Desa Cibeteung Udik, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami kisah hidup yang mungkin tidak akan bisa dilupakan

Sejak setahun lalu, rupanya Siti menyimpan rasa penasaran yang cukup kuat akan anak yang telah ia lahirkan 

Sebab, sang buah hati Siti tersebut diduga tertukar usai persalinan di salah satu Rumah Sakit (RS) yang berada di Kabupaten Bogor sejak setahun silam

Baca Juga: Kota Bogor Resmi Jadi Tuan Rumah Pekan Olahraga Beladiri Nasional

"Saya tuh ngerasa pas mau pulang aja kejanggalan hati dari fisik bayi itu berbeda banget. Berubah gitu dari yang kemarin saya gendong. Pas saya mau pulang, kok bayi ini beda banget. Sampai ngomong ke bapaknya juga 'pah ini kayaknya bukan anak kita deh'. Kata bapaknya 'masa sih'," ujar Siti kepada awak media, Jumat, 11 Agustus 2023

Siti bercerita lebih lanjut, dari segi fisik bayi yang sedari awal disusui olehnya memiliki rambut lebih sedikit. 

Namun, berbeda saat hendak pulang karena rambut anak yang dibawanya itu cukup lebat

"Kata saya 'kok rambutnya gini, gembal banget', kalau yang itu (awal) ada tapi agak tipis. Yang semalam punya saya itu memang agak putih. Terus kata bapaknya 'udah mah, nggak bakalan salah rumah sakit, ini anak kita kali' katanya. Terus 'masa sih anak kita bukan ya pah', terus 'mah udahlah jangan dibahas, nggak mungkin salah rumah sakit, orang perawatannya lumayan bagus kan gitu'," jelas Siti

Baca Juga: Viral Video Tawuran di Media Sosial, 11 Orang Pelaku Diciduk Polisi

Lebih lanjut, Siti berusaha untuk meyakinkan dirinya bahwa bayi yang dibawanya itu adalah buat hatinya. 

"Ya udah kan saya nggak mau perpanjang, saya ke ruang admin, dipanggil ngurus admin. Terus udah gitu saya ke bagian admin, pas dibuka gelang ponakan sama suami saya nungguin di ruang kamar saya tadi," bebernya

"Terus ada bidan, bidan itu ngomong seperti ini 'bu, kok ini gelang pasien si B'. 'Ih bukan' suami saya nyautin dari depan. Udah kan, kenapa diiyain juga gitu kan. Pas udah gitu pulang, gelangnya dibawa, dikasih ke saya, katanya simpen baik-baik," sambungnya

Perasaan mengganjal tidak terelakan sebagai seorang ibu bahwa ada yang tidak beres. Hingga terdapat suster rumah sakit datang ke rumah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X