JURNALMETROPOLITAN.com -- Puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL), penuhi kawasan Alun Alun Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor
Bahkan, para pedagang tak ragu berjualan di atas trotoar atau pedestrian hingga menutupi jalur pejalan kaki
Tak hanya itu, angkot yang mangkal sembarangan dan para penyebrang jalan pun mengakibatkan lalu lintas macet
Baca Juga: Kasus Bayi Tertukar di Bogor Selesai, Sang Anak Resmi Kembali Kepada Orang Tua Biologisnya
Kondisi ini yang dikeluhkan sebagai warga dan pengunjung Alun alun Kota Bogor. Mereka menganggap, kondisi ini tak seharusnya terjadi di pusat kota hujan ini
Pantauan Jurnalmetropolitan.com pada Minggu 1 Oktober 2023 siang, Alun-alun Kota Bogor nampak dipenuhi pengunjung yang tak hanya berasal dari Kota Bogor saja.
Mereka nampak berkumpul di bawah pohon besar untuk menghindari terik matahari. Mereka nampak bercengkrama bersama keluarga sambil menikmati teduhnya suasana di alun-alun.
Baca Juga: Ungkap Peredaran Narkotika, Polresta Bogor Kota Tangkap 34 Pelaku Dalam Sebulan Terakhir
Namun sayangnya, Alun-alun Kota Bogor yang kini jadi salah satu tempat favorit untuk bersantai dan berkumpul warga, malah nampak semrawut dengan hadirnya pedagang kaki lima (PKL) yang mangkal di pedestrian dan banyaknya angkot yang mangkal sembarangan
Pejalan kaki bernama Annisa (28) mengaku 'risih' dengan banyaknya PKL yang berjualan di pedestrian. PKL yang berjejer di sepanjang pedestrian depan Alun-alun Kota Bogor dianggapnya membuat sulit para pejalan kaki
"Sudah macet sama angkot, sekarang ada pedagang disini (pedestrian). Kita yang jalan kaki jadi susah lewat," katanya
Warga lainnya bernama Arif (27), menyayangkan kondisi kawasan Alun-alun Kota Bogor yang nampak semrawut. Ia berharap, pemerintah Kota Bogor dapat menata kawasan tersebut agar tetap nyaman dikunjungi.