Awal mulanya, tersangka menghubungi korban untuk bertemu disalah satu cafe di wilayah Cibungbulang, Kabupaten Bogor pada Kamis, 7 Desember 2023 lalu.
Setelah keduanya bertemu, pelaku pun mengajak korban untuk menginap di apartemen itu.
Kemudian, pukul 21.00 WIB, mereka berdua menuju apartemen untuk istirahat selama kurang lebih dua jam.
Setibanya di kamar 603 apartemen tersebut, durasi sewa kamar itu diperpanjang menjadi satu malam karena korban tidak mau pulang dan ingin menginap di apartemen itu.
"Namun, mereka memutuskan untuk menginap dan pulang esok harinya," jelas Bismo
Kemudian, pada Jumat 8 Desember pagi usai subuh, tersangka mandi terlebih dahulu, kemudian baru korban.
Baca Juga: Bruk! 3 Mobil Ringsek Akibat Tertimpa Pohon Tumbang di Bogor
Setelah mandi, barulah aksi pembunuhan itu terjadi.
"Ditusukkan pisau tersebut ke dalam perut, dada, leher dan punggung sebanyak 7 kali, sehingga korban meninggal dunia," paparnya.
Pelaku pun berusaha menutupi keberadaan korban, dengan mengelap darah korban dan menyembunyikan jasadnya di bawah dipan.
Usai melakukan aksinya, pelaku ternyata langsung pulang ke kediamannya di wilayah Sadeng, Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Kebun Raya Bogor Gelar Gathering Kelas Edukasi Tabulampot Bersama Guru SD Se Kota Bogor
Saat ditangkap, pelaku pun sedang berada dirumah usai 5 jam jasad dari Nindi ditemukan di apartemen itu.
"Pelaku ditangkap di rumahnya, jadi kita cepat waktu itu sehingga waktu itu ditangkap. Penangkapan 5 jam setelah mendapatkan informasi jasad di apartemen," jelasnya