Mari menelusuri kisah panjang kehidupan hijau di bumi kisah tentang air, waktu, dan adaptasi.
Tidak hanya menampilkan kisah mengenai evolusi tumbuhan, Kebun Raya juga menghadirkan berbagai kelas edukasi yang bisa diikuti langsung di lokasi selama pameran berlangsung.
Baca Juga: SPBU Swasta Beli BBM dari Pertamina adalah Jebakan Monopoli? Begini Kata DPR dan Pengamat
Kelas edukasi on the spot ini diadakan setiap hari pada tanggal 23-26 Oktober 2025, mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB dengan total 11 sesi setiap harinya. Pengunjung dapat memilih kelas sesuai minat mereka, seperti Kelas Oshibana, Kelas Aklimatisasi Anggrek, dan Kelas Ecoprint dari unit Kebun Raya Bogor, Kelas Tabulampot Stroberi, Kelas Kokedama Aroids, dan kelas Kokedama Karakter (Kaktus) dari unit
Kebun Raya Cibodas, serta kelas Mounting Platycerium dan kelas Terrarium Kaktus & Sukulen dari unit Kebun Raya Purwodadi.
Selain kelas on the spot, juga hadir kelas edukasi on the stage yang dilaksanakan setiap hari dengan kapasitas terbatas, hanya 10 peserta per sesi. Kelas Oshibana dari Kebun Raya Bogor digelar pada Kamis, 23 Oktober 2025 pukul 14.30-15.30 WIB. Keesokan harinya, Jumat, 24 Oktober 2025, ada Kelas Ecoprint dari Kebun Raya Bogor dan Cibodas pukul 14.30-15.30 WIB. Pada Sabtu, 25 Oktober 2025 pukul 13.00-14.00 WIB, pengunjung dapat mengikuti Kelas Mounting Platycerium dari Kebun Raya
Purwodadi.
Sementara di hari terakhir, Minggu, 26 Oktober 2025, digelar Kelas Kokedama Anggrek dari Kebun Raya Cibodas pukul 13.45-14.45 WIB.
Tak hanya itu, Kebun Raya juga mengisi dua sesi talkshow menarik di area utama acara. Talkshow pertama berjudul “Nepenthes Dataran Tinggi” berlangsung pada Jumat, 24 Oktober 2025 pukul 13.00-13.45 WIB dengan narasumber Junaedi, West Deputy of Horticulture Kebun Raya, dan Hadhiyyah N. Cahyono, East Deputy of Horticulture Kebun Raya.
Talkshow kedua bertajuk “Hoya Nusantara: Tumbuhan Asli Indonesia yang Mendunia” diadakan pada Sabtu, 25 Oktober 2025 pukul 14.00-15.00 WIB, menghadirkan Saniyatun M. Solihah, Supervisor Pengembangan Konservasi Kebun Raya, serta Afrizal Ilham, Supervisor Rumah Kaca Non Koleksi Kebun Raya.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, partisipasi Kebun Raya di FLOII Expo 2025 diharapkan dapat menjadi wadah edukatif yang menginspirasi masyarakat untuk semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan kekayaan flora Indonesia.(*)