JURNALMETROPOLITAN.com - Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, mahasiswa Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957 menggelar kampanye bertajuk “Stop Vandalisme” di Kebun Raya Bogor.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan melibatkan para pengunjung dalam sosialisasi serta edukasi langsung mengenai bahaya vandalisme terhadap lingkungan alam.
Kampanye dimulai dengan upacara pembukaan yang diawali dengan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”.
Baca Juga: HARTEMPENAS Diperingati Melalui Rembug Budaya Tempe
Ketua pelaksana Nanda Pratama Tarigan mengatakan, kebun raya bukan hanya ruang hijau semata. Tetapi, lebih kepada rumah bagi ribuan jenis flora, sumber edukasi, tempat konservasi, serta paru-paru kota. Keindahan dan keasriannya adalah warisan yang seharusnya kita jaga, bukan dirusak.
Namun sangat disayangkan, masih sering kita temui coretan-coretan di bangku taman, pepohonan yang dirusak, serta fasilitas yang dicemari oleh aksi vandalisme.
"Saya berharap, dari acara ini akan lahir kesadaran baru. Bahwa menjaga taman bukan hanya tugas petugas kebersihan atau pengelola, melainkan tugas kita semua sebagai warga yang peduli akan lingkungan," ucapnya.
Baca Juga: Forum Tempe Nasional Digelar di Bogor, Dukung Tempe Jadi Warisan Budaya Dunia
Dalam sambutannya, Dosen Pembimbing Kampanye, Dr. Hiswanti yang juga sekaligus membuka kegiatan secara resmi menyampaikan apresiasi dan berharap agar kampanye ini dapat berjalan dengan lancar serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Sebagai tanda dimulainya kampanye, dilakukan penandatanganan simbolis pada banner kampanye oleh Ibu Dr. Hiswanti bersama Zainal Arifin, selaku perwakilan dari pihak Kebun Raya Bogor.
Kegiatan inti kampanye berfokus pada sosialisasi kepada para pengunjung mengenai dampak negatif vandalisme, terutama pada fasilitas umum dan flora yang ada di kawasan konservasi.
Salah satu contoh kasus yang diangkat adalah kerusakan pada tanaman kaktus di area Taman Mexico akibat aksi coret-coret yang tidak bertanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa mengedukasi pengunjung agar lebih peduli dalam menjaga keasrian lingkungan. Para pengunjung pun diajak untuk menandatangani banner kampanye sebagai bentuk dukungan dan komitmen terhadap gerakan “Stop Vandalisme”.
Artikel Terkait
Semangat Guru Sekolah Alam Bantar Gebang, KBPA Gelar Baksos Bagikan 500 Kg Beras Dan Alat Tulis
Atur Waktu Kegiatan Belajar Mengajar, Dedi Mulyadi Instruksikan Sekolah di Jawa Barat Kompak Masuk Senin-Jumat Jam 6 Pagi
Animalium Fest 2025, Pamerkan Berbagai Satwa Sebagai Ajang Edukasi