Gelar Dialog Kampus dan Mahasiswa, IPB University Tegaskan Penanganan Kasus Pelecehan Seksual

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 17 April 2026 | 21:11 WIB
Gelar Dialog Kampus dan Mahasiswa, IPB University Tegaskan Penanganan Kasus Pelecehan Seksual (dims / jurnalmetropolitan.com)
Gelar Dialog Kampus dan Mahasiswa, IPB University Tegaskan Penanganan Kasus Pelecehan Seksual (dims / jurnalmetropolitan.com)

 

 

JURNALMETROPOLITAN.com - IPB University kembali menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan kampus yang aman, inklusif, serta terbebas dari segala bentuk kekerasan, termasuk pelecehan seksual.

Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet menegaskan bahwa pihak kampus tidak mentoleransi dan menormalisasi segala bentuk kekerasan seksual dalam kondisi apapun.

"IPB University berkomitmen penuh untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kasus secara sistematis, memastikan setiap proses berjalan transparan, akuntabel, dan partisipatif dengan melibatkan unsur mahasiswa. Kami berdiri bersama korban serta melindungi, memulihkan, dan memastikan hak-haknya terpenuhi tanpa kompromi. Kampus harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi seluruh sivitas akademika," ujarnya dalam dialog pimpinan IPB University dengan mahasiswa di Auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga, Jumat, 17 April 2026.

Baca Juga: Beredar Dugaan Skandal Adegan Mesum di Teater Kampus Malaysia, Picu Kecaman Publik hingga Kini Diusut Mendikti

ia juga menekankan, bahwa penanganan laporan pelecehan seksual tidak hanya berfokus pada penegakan aturan, tetapi juga mengutamakan pendekatan dialog bersama mahasiswa sebagai bagian dari solusi yang menyeluruh dan berkeadilan.

Adapun kegiatan dialog ini bukan pertama kalinya dilakukan, karena sebelumnya dialog serupa telah digelar dalam berbagai kesempatan dengan melibatkan elemen mahasiswa.

Direktur Kerjasama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University, Dr Alfian Helmi mengatakan bahwa IPB University menyadari pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam proses penanganan kasus, baik sebagai pihak yang terdampak maupun sebagai bagian dari komunitas kampus.

"Pelibatan partisipasi mahasiswa ini merupakan bagian dari komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas," pungkasnya.

Ia menambahkan bahwa partisipasi tersebut diwujudkan melalui komunikasi serta koordinasi dengan organisasi dan perwakilan mahasiswa agar proses berjalan secara terbuka, adil, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi.

Baca Juga: Viral Warga Pringsewu Lampung Spill Balasan Chat Admin SPPG Tambahrejo, Menertawakan Kritik soal Menu Ayam MBG Masih Berbulu

Menurutnya, dialog ini memiliki sejumlah tujuan, antara lain meningkatkan transparansi dalam penanganan kasus, menyediakan ruang aman bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan pengalaman, memperkuat hubungan kepercayaan antara mahasiswa dan institusi, serta menghimpun masukan guna penyempurnaan kebijakan dan prosedur ke depan.

"IPB University juga memastikan bahwa setiap laporan ditangani secara profesional, berlandaskan prinsip kerahasiaan, perlindungan korban, serta keadilan bagi semua pihak. Unit dan mekanisme yang telah dibentuk di lingkungan kampus terus diperkuat guna menjamin respons yang cepat, tepat, dan sensitif terhadap korban," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X