Mentan Amran Dorong IPB Perkuat Riset dan Hilirisasi: “Jual Ide, Bukan Mitos

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 10 April 2026 | 09:30 WIB
Menteri Pertanian, Andi Armran Sulaiman (kanan) bersama Rektor IPB University  Dr. Alim Setiawan Slamet (kiri) (dims / jurnalmetropolitan.com)
Menteri Pertanian, Andi Armran Sulaiman (kanan) bersama Rektor IPB University Dr. Alim Setiawan Slamet (kiri) (dims / jurnalmetropolitan.com)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong IPB University untuk semakin agresif mengembangkan riset yang aplikatif dan berorientasi bisnis. Hal tersebut disampaikan saat kunjungannya ke Science Techno Park IPB, Bogor, Kamis (9/4/2026).

Dalam arahannya, Mentan menekankan bahwa dunia kampus, khususnya IPB, harus menjadi pusat lahirnya inovasi yang mampu menjawab persoalan nyata di lapangan sekaligus menciptakan nilai ekonomi.

“Kenapa kita bisa dapat rezeki? Karena saya lihat masalah dunia. Pupuk, racun tikus. Saya teliti, lumayan dapat rezeki,” ujar Mentan.

Baca Juga: Kronologi Dentuman Keras di Lapangan Padel Bogor, Pagar Sekolah Sampai Ambruk Diduga Akibat Kuatnya Ledakan

Ia mencontohkan pengalamannya yang meneliti produk pengendalian hama hingga belasan tahun sebelum akhirnya berhasil dikomersialisasikan.

“Dikira pelihara tuyul, dan lain-lain yang ngga benar. Kita lahirkan ide. 13 tahun meneliti racun tikus, baru laku dijual,” tegasnya.

Menurutnya, kekuatan utama perguruan tinggi ada pada kemampuan berpikir dan melahirkan solusi. Karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk berani menjual gagasan dan inovasi, bukan sekadar mencari pekerjaan.

Baca Juga: Viral Kasus Penipuan Pernikahan Sesama Jenis di Malang, Terungkap Mempelai Pria adalah Wanita saat Malam Pertama

“Anak muda harus diajari, di IPB ini, yang paling enak ini menjual otak, menjual ide,” katanya.

Mentan juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus. Ia menyebut potensi besar mahasiswa agribisnis dalam menciptakan usaha berbasis inovasi pertanian.

“Jumlah mahasiswa sekolah bisnis IPB ada 1.400 an, mahasiswa agribisnis 500. Kita bridging mahasiswa dan kampus kepada bisnis,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mentan mendorong kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan IPB dalam pengembangan teknologi pertanian, termasuk inovasi peternakan berbasis probiotik.

Baca Juga: Perkuat Pemenuhan Hak Dasar Melalui Kabupaten/Kota Kreatif, Kementerian HAM dan ICCN Jajaki Kolaborasi Global

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X