Viral Video Sikap Tak Sopan Siswa SMAN 1 Purwakarta, Bu Atun Ungkap Tak Tahu jika Direkam

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Kamis, 23 April 2026 | 09:52 WIB
Bu Atun, guru SMAN 1 Purwakarta, memilih memaafkan siswa yang viral melecehkannya dan tetap fokus mendidik. (Foto: Instagram/berandaviral.id)
Bu Atun, guru SMAN 1 Purwakarta, memilih memaafkan siswa yang viral melecehkannya dan tetap fokus mendidik. (Foto: Instagram/berandaviral.id)

 

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Perilaku siswa SMA Negeri (SMAN) 1 Purwakarta yang dianggap melecehkan dan tidak sopan pada gurunya tengah ramai jadi sorotan.

Ibu guru Syamsiah atau yang kerap dipanggil Bu Atun, mengakui dirinya merasa sedih dengan video viral sejumlah siswa mengacungkan jari tengah untuknya setelah selesai mengajar.

Ditambah lagi, ia adalah guru Pendidikan Kewarganeraan atau PKn di sekolah tersebut.

Namun, ia berbesar hati memaafkan perlakuan para siswanya seperti yang telah beredar di media sosial.

“Saya manusiawi kalau saya sedih, tapi keimanan saya tidak akan dirusak oleh rasa sedih, dan sakit manusiawi, tapi keimanan saya mengobati luka hati saya agar anak-anak saya selamat dunia akhirat, itu yang ada di hati saya,” kata Bu Atun kepada awak media di SMAN 1 Purwakarta pada Senin, 20 April 2026.

Baca Juga: Sepulang 'Battle', Truk Sound Horeg di Pati Bikin Panik Warga usai Diduga Oleng hingga Hampir Terguling saat Nanjak

Sayang pada Siswa dan Ingin Mengubah jadi Lebih Baik

Lebih lanjut, Bu Atun membeberkan bahwa dengan adanya kasus ini, ia justru ingin mengubah para siswanya menjadi lebih baik dan santun.

“Saya sayang kepada siswa. Semakin siswa melakukan kesalahan, semakin sayang untuk mengubahnya. Kasihan berarti tertinggal karena dia ada yang salah,” lanjutnya.

“Padahal, saya selalu menyampaikan pendidikan karakter setiap kali mengajar, saya selalu arahkan anak tapi mungkin belum sampai,” imbuhnya.

Bu Atun juga menyebut bahwa sudah menjadi tugas seorang guru untuk bersabar dan terus mencoba merapikan anak-anak didiknya.

“Perubahan itu tidak bisa sekaligus, butuh waktu, ada proses sehingga dia paham kesalahannya,” tambah Bu Atun

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X