Rendahnya Upah Guru Honorer Dinilai Bikin Kinerja Tak Maksimal di Sekolah, Aturan soal Anggaran Kini Jadi Sorotan

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 30 Januari 2026 | 07:39 WIB
Influencer Ferry Irwandi sorot soal upah guru honorer yang belum mencapai UMR dan membandingkannya dengan tenaga SPPG. (Tangkapan layar YouTube Ferry Irwandi)
Influencer Ferry Irwandi sorot soal upah guru honorer yang belum mencapai UMR dan membandingkannya dengan tenaga SPPG. (Tangkapan layar YouTube Ferry Irwandi)

JURNALMETROPOLITAN.com - Sebagian publik di media sosial (medsos) sedang ramai membahas ihwal gaji atau upah guru yang dinilai terlalu kecil, bahkan tidak menjamin kesejahteraannya.

Tidak sedikit yang membanding-bandingan upah guru dengan para tenaga kerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai lebih tinggi daripada upah para guru honorer.

Kini, influencer sekaligus aktivis kemanusiaan, Ferry Irwandi turut menyoroti akar masalah tersebut, hingga acapkali menimbulkan pro-kontra bagi sebagian kalangan publik Tanah Air.

Ferry menyebut, ketika publik membicarakan masalah pendidikan di Indonesia, terdapat satu hal yang menjadi salah satu tumpuan dari semuanya, yaitu kesejahteraan guru.

Baca Juga: Bukan Pedagang Kecil, Satpol PP di Aceh Justru Targetkan ASN yang Pergi Nongkrong ke Warkop saat Jam Kerja Berlangsung

"Tidak terkecuali bagi guru honorer," ujarnya dalam siniar YouTube Ferry Irwandi, pada Jumat, 23 Januari 2026.

Upah Guru Honorer Tak Capai UMR

Dalam pernyataannya, Ferry menyoroti upah para guru honorer yang tidak menyentuh angka Upah Minimum Regional (UMR).

"Nyatanya, kita bisa dengan mudah menemukan banyak sekali guru honorer yang digaji tidak sampai UMR," terangnya.

"Bahkan, ada yang hanya digaji Rp60.000 per bulan. Ini adalah salah satu keresahan saya dalam dunia pendidikan," imbuhnya.

Ferry menilai, kurikulum yang rapi dan buku-buku yang bagus bagi para siswa di sekolah, tidak menjamin kinerja guru yang maksimal apabila mereka belum sejahtera.

Baca Juga: Bunga Bangkai Amorphophallus Titanum Segera Mekar di Kebun Raya Bogor, Catat Waktunya!!

"Oleh sebab itu, kita harus berbicara bahwa guru harus sejahtera, guru harus digaji layak, tidak bisa dinego dan tidak bisa dikorting," sebutnya.

"Saya yakin, kalian semua setuju dengan hal tersebut," imbuh Ferry.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X