Di perjalanan, sejumlah penumpang disebut sempat ramai memperingatkan sopir agar mengurangi kecepatan lantaran kondisi jalan yang curam dan licin.
Baca Juga: Wali Kota Bogor Imbau Warga Tidak Berbelanja di Lapak PKL Eks Pasar Bogor
Taufik bahkan menyebut, keluarganya sempat berteriak agar sopir mematuhi peringatan yang diutarakan para penumpang.
"Mamah saya sama teteh saya juga sudah teriak, 'Pak Haji, pelan-pelan'," ungkapnya.
"Saya juga sempat menegur, 'Pak Haji, launan (pelan), jangan kencang terus', begitu," imbuh Taufik.
Sayangnya, peringatan tersebut diduga tidak diindahkan sang pengemudi mobil travel.
Alhasil, Taufik menyesali kendaraan yang melaju cukup kencang yang ditumpangnya kehilangan kendali hingga terguling ke dalam jurang.
"Saat kejadian sudah tidak bisa apa-apa, hanya bisa pasrah," tandasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari pihak kepolisian ihwal penyebab pasti insiden kecelakaan maut di Majalengka tersebut.(*)