Atas insiden itu, 4 orang meninggal dunia, termasuk balita berusia 2,5 tahun.
Dua penumpang lainnya mengalami luka ringan dan dilarikan ke RSUD Kabupaten Grobogan untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, menurut perangkat Desa Sidorejo Heri Siswanto, rombongan terdiri dari dua mobil pengantar.
Mobil pertama sudah melintas dengan aman lebih dulu dan disusul oleh mobil kedua, namun nahas tertemper kereta yang melintas.
“Dari sembilan penumpang empat meninggal, termasuk cucuk dari calon jemaah haji,” ungkapnya.
Dalam video yang beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @infopulokulon.id, tampak mobil sampai terlempar ke area persawahan warga usai tertemper kereta.
Warga terlihat berada di lokasi dan sejumlah aparat berjaga untuk proses evakuasi mobil.(*)