JURNALMETROPOLITAN.com -- Salah satu penyebab polusi udara adalah aktifitas membakar sampah dan ban.
Selain itu, emisi dari kendaraan juga menyebabkan kualitas udara menurun
Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengungkapkan hal ini saat mengadakan apel siaga bersama aparatur wilayah untuk mengatasi masalah polusi di Kota Bogor
Baca Juga: Dampak El Nino, Pasokan Air Tanah Menurun 50 Persen
Bima menjelaskan, bahwa membakar sampah merupakan salah satu faktor internal yang merusak kualitas udara di Kota Bogor.
Selain membakar sampah, kebiasaan masyarakat membakar ban untuk mengambil kawatnya juga berkontribusi pada tingginya tingkat polusi.
Untuk itu, dia memerintahkan Camat dan Lurah untuk bekerja sama dalam menangani permasalahan ini. Mereka diminta melakukan patroli secara rutin untuk mengidentifikasi sumber polusi.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Es Durian di Bogor, Jangan Lupa Mampir Ya!
"Bersama-sama kita harus melakukan sosialisasi, edukasi, dan jika perlu, tindakan tegas terhadap warga yang masih membakar sampah sembarangan," jelasnya di Halaman Balaikota Bogor, Jumat 25 Agustus 2023
Dia juga menyatakan, bahwa pelaku pembakaran sampah dan ban akan dikenai sanksi sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketertiban Umum dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
"Jika diperlukan, aparat Satpol PP atau Kepolisian akan turun tangan untuk menindaklanjuti," tegas Bima
Baca Juga: Perjalanan Panjang Tentang Bogor, Yuk Belajar Sejarah!
Lebih lanjut, bahwa terhadap pelanggar yang membakar sampah sembarangan dapat mengakibatkan hukuman penjara atau denda maksimal sebesar Rp10 juta.