metropolitan

Dampak Polusi Udara, Puluhan Ribu Balita di Jakarta Terserang ISPA

Rabu, 30 Agustus 2023 | 12:46 WIB
Ilustrasi bayi (unplash)

 

JURNALMETROPOLITAN.com -- Dampak yang semakin memprihatinkan adalah polusi udara, yang mengakibatkan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak balita di DKI Jakarta melonjak menjadi 41 ribu kasus.

"Jumlah kasus ISPA pada balita masih tetap tinggi, yaitu 41 ribu kasus pada bulan Juni-Juli," demikian pernyataan Plt Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, kepada para wartawan pada hari Selasa 29 Agustus 2023

Ani menjelaskan bahwa jumlah kasus ISPA yang disebabkan oleh polusi udara telah mencapai 156.000 kasus, di mana 41.000 di antaranya dialami oleh balita. Ia juga menyebutkan bahwa data untuk bulan Agustus masih dalam proses pengumpulan.

Baca Juga: Peduli Terhadap Masyarakat, TNI - Polri Gelar Bakti Sosial di Bogor

Meskipun angka total kasus ISPA pada balita sudah mencapai puluhan ribu setiap bulannya, Ani menyatakan bahwa situasinya masih dalam kendali.

"Kami telah siap menghadapi kasus ISPA sejak lama, bahkan sejak awal pandemi Covid-19 kami telah memiliki klinik poli khusus untuk ISPA, dan kini poli tersebut telah menjadi bagian permanen dari layanan kami," ungkapnya.

"Setiap Puskesmas kini memiliki poli khusus untuk ISPA. Ketika anak-anak mengalami batuk atau pilek, mereka dapat langsung mendapatkan pelayanan di sana. Kami berusaha memberikan pelayanan kesehatan terbaik dalam hal ini," tambah Ani.

Baca Juga: Dor! Polisi Tangkap 5 Orang Spesialis Curanmor, 3 Diantaranya Terpaksa Ditembak

Sebelumnya, Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan kasus ISPA pada balita di Jakarta seiring memburuknya kualitas udara dalam periode kemarau belakangan ini.

Berdasarkan data yang dimilikinya, Heru menyatakan bahwa kasus ISPA meningkat sekitar 24-31 persen. "Khususnya untuk balita, terdapat peningkatan kasus ISPA sekitar 24-31 persen," ujarnya kepada wartawan pada tanggal 29 Agustus 2023.(*)

 

 

Tags

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB