metropolitan

Kurangi Polusi Udara, DKI Jakarta Kejar Target 100% Bus Listrik 2030

Jumat, 4 November 2022 | 09:35 WIB
Arsip - Armada bus listrik TransJakarta melayani koridor non halte di Jalan Sudirman, Jakarta, Sabtu (12/3/2022). (ANTARA)

JURNAL METROPOLITAN - Siti Koiromah Periset Koaksi Indonesia menyebut Jawa Timur daerah yang kendaraan pribadinya paling banyak.

Hal itu diungkap Siti Koiromah pada The SDGs National Seminar yang diselenggarakan oleh Bakrie Center Foundation pada Kamis (3/11/2022) secara daring dan luring di Jakarta.

Jawa Timur paling banyak kendaraan pribadi karena menurut Siti Koiromah minim sarana transportasi umum di wilayah itu. Dampak dari penggunaan kendaraan pribadi yang tinggi adalah polusi udara.

Baca Juga: GBK Renovasi, Penggemar Black Pink Gigit Jari?

Secara umum Siti Koiromah menyebut sektor transportasi di perkotaan menjadi penyumbang polusi udara paling tinggi.

Ia menjelaskan emisi kendaraan bermotor berkontribusi menyumbang 70% pencemaran Nitrogen Oksida (NOX), Karbon Monoksida (CO), Sulfur Dioksida (SO2) dan Partikulat (PM).

Dengan begitu, kendaraan menjadi penyebab polusi udara. Meski demikian masih ada harapan untuk menjadikan perkotaan untuk mengurangi polusi udara.

Salah satu aksi untuk mengurangi polusi udara adalah beralih menggunakan kendaraan listrik. Kota yang sudah menggunakan kendaraan listrik bisa mencontoh yang terjadi di Jakarta. Khususnya sarana transportasi umumnya.

Baca Juga: Aksi Farel Prayoga, Tak Gentar Berduet dengan Penyanyi Kondang

Pada The SDGs National Seminar tersebut terungkap saat ini operator layanan transportasi umum PT Transjakarta memiliki 4.357 armada bus, 30 di antaranya merupakan bus listrik (low entry bus).

Menurut analisis weel to wheel, elektrifikasi 1.724 bus Transjakarta dapat menurunkan 50,3% tingkat emisi karbon yang dihasilkan oleh armada bus listrik Transjakarta saat ini.

Tahun 2022, diketahui baru 2% armada bus Transjakarta yang beralih ke listrik yaitu sebanyak 30 armada. Namun, berencana gunakan 100% bus listrik Transjakarta pada tahun 2030. Pada saat itu taksiran bus listrik Transjakarta sebanyak 10.047 bus.

Menurut Yoga Adiwinarto, Direktur Operasi dan Keselamatan PT Transjakarta pada semester kedua di tahun 2022 direncanakan ada 70 bus listrik Transjakarta yang akan dioperasikan oleh Transjakarta.

Baca Juga: Mabes TNI Kirimkan Kendaraan Listrik untuk Sukseskan KTT G20 2022 di Bali

Halaman:

Tags

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB