Lewat Lagu Ini, Dedi Mulyadi Isyaratkan Kesedihan Ditinggal Sang Istri

photo author
Egis Yulianti, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 11:52 WIB
Aktifitas Dedi Mulyadi di Unggahan Media Sosialnya (Instagram Dedi Mulyadi)
Aktifitas Dedi Mulyadi di Unggahan Media Sosialnya (Instagram Dedi Mulyadi)

 

JURNAL METROPOLITAN - Anggota DPRI RI Dedi Mulyadi digugat cerai oleh Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dan sidang pertama percerainnya akan digelar pada 5 Oktober mendatang.

Hingga saat ini belum ada informasi pasti alasan Bupati Cantik Anne Ratna Mustika menggugat cerai Dedi Mulyadi.

Meski begitu, warga net menilai dari unggahan-unggahan Kang Dedi, mengisyaratkan dirinya tengah nelangsa, sedih karena ditinggalkan oleh sang istri.

Baca Juga: Pesan Irfan Hakim Pada Lesti Kejora: Sabar, Tuhan Sudah Gariskan Cerita Kehidupan

Hal tersebut juga dipertegas pada unggahanya hari ini di instagram @dedimulyadi71, ia menggunggah video bersama Hyang Sukma Ayu sang putri, di awal video seorang wanita berdiri dan berlalu pergi meninggalkan mereka. Video tersebut juga diiringi lagu Mahligai Bahagiamu Dari Air Mataku, lagu melayu tersebut dinyanyikan oleh Lestari Band.

Berikut lirik lagu Mahligai Bahagiamu Dari Air Mataku :

Izinkan diriku meluahkan rasa
Maafkanlah aku andai kau terasa
Biarku paparkan apa yang terjadi
Moga engkau tak ulangi

Sungguh tak kusangka kau berpaling tadah
Setelah lamanya menjalinkan cinta
Dalam diam-diam kau sudah berpunya
Tanpa aku menyedari semuanya

Aku mendoakan agar kau bahagia
Bersama si dia
Insan yang kau suka
Percintaan kita tak sampai ke mana
Setakat di bibir saja
Sayang

Baca Juga: Pesan Inul Daratista untuk Lesti Kejora : Hadapi dan Jangan Lemah

Kau bina mahligai dari air mata
Yang jatuh berderai di wajah sepiku
Hancurnya hatiku bisa tak terkata
Terhumban rasa diriku

Oh aduhai
Ku masih ingati
Janji manis dan saat romantis
Kau pintaku supaya setia
Akhirnya kau yang berubah

Oh Tuhanku
Tabahkan hatiku
Temukanku dengan ketenangan
Jiwa ini dibelasah rindu
Tetapi apa dayaku

Kucuba pejam mata tapi tak terlena
Keranaku masih teringat padamu
Begitu payahnya nakku melupakan
Pernahkah engkau fikirkan
Oh sayang. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Egis Yulianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X