Dana Perlindungan Sosial Kabupaten Bekasi Capai Rp 18 Miliar, Terbesar di Jawa Barat

photo author
Egis Yulianti, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 7 Oktober 2022 | 13:05 WIB
HARI PERHUBUNGAN NASIONAL : Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan menjadi inspektur upacara Hari Perhubungan Nasional ke-52 tingkat Kabupaten Bekasi, di Kantor Dinas Perhubungan, Jl. Industri No. 5 Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (27/09/22).  (Wulan MY/Newsroom Diskominfosantik)
HARI PERHUBUNGAN NASIONAL : Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan menjadi inspektur upacara Hari Perhubungan Nasional ke-52 tingkat Kabupaten Bekasi, di Kantor Dinas Perhubungan, Jl. Industri No. 5 Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (27/09/22). (Wulan MY/Newsroom Diskominfosantik)

JURNAL METROPOLITAN - Kabupaten Bekasi mendapat apresiasi dari Pemprov Jawa Barat sebagai daerah yang mengalokasikan dana pelindungan sosial (perlinsos) terbesar dalam menghadapi dampak kenaikan BBM dan pengendalian inflasi.

"Dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, dana perlinsos kita terbesar, yakni mencapai Rp 18 miliar. Kalau daerah lain rata-rata di bawah kita, bahkan ada yang di bawah Rp 10 miliar," kata Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan,di Cikarang Pusat, Kamis (6/10).

Baca Juga: Pemprov DKI Perkenalkan Ruang Limpas Sungai, Bagian Project 942 dalam Upaya Pengendalian Banjir di Jakarta

Dani Ramdan menyampaikan, anggaran perlinsos sebesar Rp 18 miliar itu akan dialokasikan untuk 11 program kegiatan.

"Masing-masing kegiatan itu harus ada juklak juknisnya (Perbup), dan juga Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) itu juga harus diselesaikan dalam dua minggu ke depan," terangnya.

Selain itu, lanjut Dani, sosialisasi akan diintensifkan supaya masyarakat tahu, maksud dan tujuan program ini dan siapa saja sasarannya, supaya masyarakat bisa ikut mengawasi.

Baca Juga: Jess No Limit - Sisca Kohl Segera Menikah, Prosesi Tingjing Dilaksanakan Dua Bulan Lalu

Dani Ramdan berharap TPID menjadi pengarah terhadap dinas-dinas yang melaksanakan program perlindungan sosial untuk masyarakat Kabupaten Bekasi.

Ia juga sudah menugaskan Asda 2 sebagai komandan lapangan dalam penanggulangan inflasi, dengan target, minggu pertama penyelesaian juklak-juknis, minggu kedua CPCL, minggu ketiga sosialisasi, minggu keempat implementasi dan monitoring dan evaluasi (monev).

"Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik dan tepat sasaran, jadi selain kita juara dari besaran alokasi, juga juara dari sisi implementasi," tandasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Egis Yulianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X