Begini Penampakan Ruang Limpah Sungai yang Dibangun Pemprov DKI untuk Mereduksi Debit Banjir di Jakarta

photo author
Fenty Ruchyat, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 7 Oktober 2022 | 15:00 WIB
Penampakan Ruang Limpas Sungai Brigif disekitar waduk Brigif telah diresmikan Gubernur DKI Anies Baswedan
Penampakan Ruang Limpas Sungai Brigif disekitar waduk Brigif telah diresmikan Gubernur DKI Anies Baswedan

JURNAL METROPOLITAN -- Pemprov DKI Jakarta bangun Ruang Limpah Sungai (RLS) yang disiapkan sebagai dukungan pada Project 942 untuk mengendalikan banjir di Ibu Kota.

Pemprov DKI Jakarta juga membangun RLS ini berdasarkan pendekatan pada alam guna mengatasi dampak kerusakan lingkungan lainnya.

Merupakan dukungan dan bagian dari Project 942 sebagai upaya pengendalian banjir di Jakarta, RLS ini wujud dari naturalisasi sungai.

Dipaparkan Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Yusmada Faizal, bahwa kehadiran RLS ini juga sebagai menjadi wujud naturalisasi sungai dan bagian dari 942 project (9 polder, 4 waduk, dan 2 peningkatan kapasitas sungai).

Baca Juga: Pemprov DKI Perkenalkan Ruang Limpas Sungai, Bagian Project 942 dalam Upaya Pengendalian Banjir di Jakarta

Diketahui waktu pelaksanaan pembangunan RLS adalah 15 bulan terhitung sejak 3 November 2021 dan direncanakan akan selesai pada bulan Desember 2022.

Desain RLS dibuat dengan pendekatan penghijauan tanpa mengurangi kaidah-kaidah pengendalian banjir, baik secara struktur maupun desain kapasitas tampungan hingga desain rencana bangunan air.

“Secara progres dapat dikatakan bahwa perkembangan pembangunan masih berjalan sesuai rencana, untuk memenuhi hal tersebut pekerjaan yang diutamakan adalah pekerjaan galian tanah untuk membentuk area RLS. Hingga saat ini, kapasitas rencana tampungan air sudah terpenuhi 95%,” jelas Yusmada.

Baca Juga: Yuk Hadir Besok, Peringati Maulid Nabi Bareng Rey Mbayang - Dinda Hauw di Masjid Istiqlal

Begini penampakan tiga RLS yang dibangun Pemprov DKI Jakarta itu:

1. RLS Pondok Ranggon
RLS ini berfungsi sebagai tampungan sementara untuk mengurangi debit puncak Kali Sunter saat terjadi hujan ekstrem.

RLS ini juga mampu mengurangi dampak genangan di daerah hilir (sistem aliran Kali Sunter), terutama di wilayah Kelurahan Pondok Bambu, Kelurahan Cipinang Muara, Kelurahan Cipinang Melayu, Kelurahan Lubang Buaya, dan Kelurahan Setu.

Memiliki volume tampungan RLS kurang lebih 890.000 m3 (kubik) dan mampu mereduksi debit banjir kali Sunter.

2. RLS Lebak Bulus
Memiliki volume tampungan kurang lebih 44.000 m3 (kubik), RLS Lebak Bulus bisa mereduksi debit banjir Kali Grogol.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fenty Ruchyat

Sumber: ppid.jakarta.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X