5 Tahun Menjabat Gubernur DKI, Ini Terobosan Anies Atasi Banjir Jakarta

photo author
Egis Yulianti, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 11 Oktober 2022 | 18:23 WIB
Eksavator mengeruk lumpur Jakarta (PPID DKI Jakarta)
Eksavator mengeruk lumpur Jakarta (PPID DKI Jakarta)

Baca Juga: Anies Resmikan Grha Sabha Aditya, Tempat Ibadah Umat Hindu Bali di Jakarta

Sementara, 4 waduk di Pondok Ranggon, Lebak Bulus, Brigif dan Embung Wirajasa akan mereduksi banjir pada sistem aliran Kali Sunter, Kali Krukut, Kali Grogol dan wilayah Cipinang-Melayu yang juga berfungsi sebagai penampung air.

Kelebihannya, baru dialirkan ke laut. Selain itu, dilakukan pula peningkatan kapasitas dua sungai, yaitu Kali Besar dan Kali Ciliwung. Semua Langkah ini untuk mengendalikan banjir kawasan.

Terbukti,12 titik genangan banjir berulang pun telah teratasi.

Selain berfokus pada infrastruktur, Pemprov DKI Jakarta juga terus berinovasi dengan teknologi. Flood Control System, adalah salah satu ikhtiar agar penanganan banjir ke depan semakin mengikuti prinsip evidence based policy. 

Kelebihan Flood Control System adalah pemetaan masalah banjir yang lebih akurat serta pengelolaan resiko banjir yang lebih terukur. Untuk mendapatkan data secara real-time dalam jumlah yang lebih banyak dan reliable, Pemprov DKI Jakarta memasang sensor di 178 titik rumah pompa dan pintu air serta CCTV. Alat-alat ini mengukur empat jenis data, yaitu ketinggian air, curah hujan, debit air, dan temperatur. 

Baca Juga: Atalia Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi Unpad dengan Predikat Cum Laude

Data yang sudah terkumpul selanjutnya dianalisis dan divisualisasikan dalam bentuk dashboard. Lalu, memanfaatkan machine learning untuk menafsirkan data. 

“Yang awalnya dilakukan secara manual, kini real-time. Sehingga, monitoring penanganan banjir lebih efektif. Petugas di lapangan dapat melakukan penanganan banjir secara lebih cepat. Kami berpandangan ini adalah progres dan akan terus kami tingkatkan,” ungkapnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Egis Yulianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X