Pemprov DKI Jakarta Gelar Donor Darah untuk PPSU dan Satgas Covid-19, Ini Penjelasan Pj Gubernur Heru

photo author
Fenty Ruchyat, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 12 November 2022 | 15:20 WIB
Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono mennyaksikan aksi donor darah untuk PPSU dan Satgas COvid-19 di Pluit Jakarta Utara
Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono mennyaksikan aksi donor darah untuk PPSU dan Satgas COvid-19 di Pluit Jakarta Utara

 

JURNAL METROPOLITAN -- Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menghadiri kegiatan sosial untuk Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan Satgas Covid-19.

Rangkaian Hari Pahlawan yang disaksikan Heru diantaranya kegiatan donor darah dan pembagian sembako untuk Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan Satgas Covid-19 wilayah Jakarta Utara serta masyarakat umum di Jl. Pluit Indah No.12, Jakarta Utara, Sabtu 12 November 2022.

Kegiatan ini wujud dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap setiap aksi kegiatan bakti sosial di seluruh wilayah Jakarta, termasuk bagi para petugas PPSU dan Satgas Covid-19.

Pj Gubernur Heru pun menyampaikan bahwa para petugas PPSU dan Satgas Covid-19 merupakan salah satu pahlawan kemanusiaan tanpa tanda jasa yang banyak berkontribusi positif bagi perjuangan serta pembangunan kehidupan masyarakat  Kota Jakarta.

Baca Juga: DKI Jakarta Setelah Tilang Manual Dihapus

Tanpa disadari, begitu banyak pahlawan tanpa tanda jasa yang rela memperjuangkan pemenuhan kehidupan yang layak serta nyaman di lingkungan sekitar dan dalam keseharian masyarakat Kota Jakarta.

"Kami bersama Pak Kejati (Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta), bersama Yayasan Dhammasukha memberikan sumbangsih donor darah, selain itu juga memberikan sembako. Kepada pengurus Yayasan Dhammasukha saya ucapkan terima kasih sudah meberikan perhatian kepada jajaran PPSU, Pasukan Biru, dan lainnya. Sehingga mudah-mudahan mereka juga bisa lebih bersemangat dalam bertugas, dan itu tulang punggung kita sebenarnya untuk membersikan saluran, jalan, kali dan lainnya," ungkap Pj Gubernur Heru.

Kegiatan donor darah yang dilakukan secara rutin juga dapat menjadi salah satu cara bagi pendonor untuk meminimalisir risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, membakar kalori hingga mendeteksi penyakit serius yang mungkin ada di tubuh sedini mungkin.

Baca Juga: Pemprov DKI Rutinkan OTT Pelanggar Pembuang Sampah Sembarangan di Jakarta Setiap Pekan, Gunakan Cara Ini

Donor darah merupakan perwujudan welas asih yang dapat menyelamatkan nyawa manusia, baik bagi yang menerima donor maupun pendonornya.

Kegiatan bakti sosial ini salah satu bentuk saling berbagi kebahagian hidup di antara sesama manusia yang merupakan hasil sinergi antara Yayasan Dhammasukha Indonesia bersama Pemprov DKI Jakarta, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Untuk itu, Pj Gubernur Heru berharap kegiatan donor darah dapat terus berlanjut menjadi kebiasaan baik dan bagian dari gaya hidup sehat.

"Saya ucapkan terima kasih Pak Kejati dan tentunya pak Rustam (Ketua PMI DKI Jakarta) yang sudah memberikan bantuan kantong darah dari PMI DKI Jakarta 500 dan dari PMI Kabupaten Bekasi 500. Tadi Pak Kejati sampaikan akan keliling nanti abis ini mungkin ke wilayah lain ya. Kami bersama Pak Kejati memberikan semangat kepada yang akan memberikan donor, dan beliau bilang tadi akan ke-5 wilayah keliling mudah-mudahan bisa bersama terus," jelasnya.

Baca Juga: Kurangi Polusi Udara, DKI Jakarta Kejar Target 100% Bus Listrik 2030

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi DKI Jakarta, Reda Manthovani menjelaskan, kegiatan donor darah dan pembagian sembako kepada para petugas PPSU, Satgas COVID-19 dan masyarakat umum tersebut rencananya memang akan digelar di lima wilayah Kota Jakarta.

Untuk kegiatan kali ini, PMI DKI Jakarta bekerja sama dengan PMI Kabupaten Bekasi menyediakan kantong darah serta membantu kegiatan donor darah.

"Dua bulan lalu sudah PPSU Jakarta Barat. Saat ini PPSU, Satgas COVID-19 dan warga umum di Jakarta Utara. Sudah disediakan 1.200 kantong darah. Jadi 1.000 untuk PPSU dan Satgas COVID-19, 200 untuk umum. PMI itu membutuhkan darah per hari (sekitar) 1.200, kita berupaya ingin turut bersumbangsih bagi PMI. Selain itu, diberikan juga sumbangan berupa sembako. Rencananya kemungkinan berikutnya di Jakarta Selatan," ujarnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fenty Ruchyat

Sumber: ppid.jakarta.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X