Sidang Cerai Belum Selesai, Anne Ratna Mustika Sindir Hutang Rp 28 Miliar - Dedi Mulyadi Siap Lunasi

photo author
Egis Yulianti, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 2 Desember 2022 | 19:00 WIB
Anne Ratna Mustika Sebut Jangan Pencitraan Saja (Gorajuara/dok: Tangkap layar YouTube Septio Ali Reza dan Instagram/@dedymulyadi71)
Anne Ratna Mustika Sebut Jangan Pencitraan Saja (Gorajuara/dok: Tangkap layar YouTube Septio Ali Reza dan Instagram/@dedymulyadi71)

JURNAL METROPOLITAN - Sidang gugatan cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika kepada suaminya Anggota DPR RI Dedi Mulyadi masih terus bergulir.

Anne Ratna Mustika yang awalnya bungkam, kini justru terkesan sindir menyindir dengan Dedi Mulyadi.

Bahkan baru-baru ini, Anne Ratna Mustika membahas soal hutang yang ditinggalkan oleh Bupati Purwakarta terdahulu, dimana itu adalah jabatan yang diemban Dedi Mulyadi sebelum menjadi Anggot DPR RI.

Baca Juga: Rindu Purnama, Lagu Ciptaan Dedi Mulyadi Ditengah Proses Sidang Gugatan Cerai Sang Istri

"Saya selama menjadi bupati, bersama wakil bupati (Aming), tidak pernah berutang. Tidak pernah berhutang DBH atau Siltap," ucap Anne Ratna Mustika yang kini tak lagi mau disebut Ambu Anne, memilih dipanggil Neng Anne.


"Bupati sebelumnya meninggalkan hutang DBH dua tahun, ingin dibayarkan oleh bupati yang sekarang (Anne). Emang engga punya malu?," tambah Neng Anne.

Neng Anne juga menyebutkan bahwa di masa pemerintahannya, utang DBH yang ditinggalkan oleh bupati sebelumnya telah dibayarkan sebanyak Rp 28 miliar.

Baca Juga: Bersiap Hadapi Sidang Cerai, Dedi Mulyadi Kembali Unggah Lagu Galau

"Harusnya tiga tahun, tapi ya setahun sudah dibayarkan. Soalnya masih akur saat itu. Saya bayarin Rp 28 miliar soalnya takut ditagih sama desa," paparnya.

Sementara itu, Dedi Mulyadi yang akrab disapa Kang Dedi menjelaskan urusan ini bukan lagi mengenai rumah tangga pribadi.

Melainkan sudah menyangkut aspek Pemkab Purwakarta yang dirinya sebagai mantan bupati.

“Ini bukan urusan rumah tangga, tapi aspek yang menyangkut tata kelola keuangan daerah. Karen yang muncul ke permukaan bukan suami, tapi mantan bupati,” ujar Kang Dedi Mulyadi, Jumat (2/12)

Kang Dedi menerangkan bahwa pihaknya saat itu terus menggenjot pembangunan di Purwakarta agar tak ada lagi sisa utang pembangunan.

Sehingga, produk saat Kang Dedi menjabat bisa dinikmati oleh publik seperti jalan dan berbagai bangunan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Egis Yulianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X