JURNAL METROPOLITAN -- Kawasan kumuh di Jakarta menjadi prioritas untuk dibenahi yakni di beberapa wilayah.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menyiapkan anggaran untuka membenahi kawasan kumuh di Jakarta.
Yang dilakukan oleh Pemprov DKI adalah menggunakan opsi anggaran non APBD untuk membenahi kawasan kumuh di Jakarta.
Pemprov DKI akan memanfaatkan dana yang ada untuk benahi kawasan kumuh terutama di lahan bukan milik daerah.
"Kalau perbaikan atau penyedia di atas pribadi atau non aset, itu pakai dana tanggung jawab sosial (CSR) atau sumber lain," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Sarjoko dilansir Antara, di Jakarta, Kamis 16 Februari 2023.
Ia menyebut pembiayaan menggunakan APBD baru dikucurkan jika pembenahan kawasan kumuh itu merupakan lahan milik DKI dan pembenahan sarana dan prasarana dasar.
Sarana prasarana umum itu, kata dia, termasuk sanitasi, fasilitas mandi cuci dan kakus (MCK) komunal, penghijauan, penerangan hingga air bersih.
Sayangnya, Sarjoko belum memberikan detail besaran anggaran yang disiapkan untuk membenahi kawasan kumuh di Jakarta itu.
Baca Juga: Warga DKI Jakarta Rugi Perjalanan 30 Menit Karena Macet
Menurut dia, pihaknya masih menyinkronkan data termasuk mengidentifikasi kawasan yang akan disasar sebagai prioritas.
Diketahui ada sebanyak 250 Rukun Warga (RW) yang akan mendapat pembenahan secara bertahap hingga tahun anggaran 2026.
"Saat ini kami lagi identifikasi lokasi mana yang perlu dilakukan intervensi. Jadi, kami masih sinkronisasi datanya," jelasnya.
Sebelumnya, Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono menjelaskan pihaknya memiliki 14 kawasan prioritas untuk dibenahi.
Artikel Terkait
Pj Gubernur DKI Heru Budi Inisiasi 'Jumat Menanan' Optimalisasi Lahan Fasum di Kalimalang, Ini Ceritanya
Meriahkan Pesta Imlek, Pemprov DKI Tiadakan Car Free Day
Warga DKI Jakarta Rugi Perjalanan 30 Menit Karena Macet
Pemprov DKI Jakarta Bersama BKKBN dan BPS Sisir Warga Miskin Ekstrem di Ibu Kota, Ada Segini Jumlahnya