"Kami tidak hanya fokus pada produk berkualitas, tetapi juga memberdayakan kaum rentan untuk memproduksi blacu sebagai kemasan teh. Ini sekaligus mendukung keberlanjutan dengan penggunaan bahan ramah lingkungan," ungkap Mega.
Harry, pemilik Batik Palbatu, mengungkapkan bahwa usahanya fokus pada pengembangan batik kontemporer dengan pemberdayaan kaum rentan, seperti difabel dan penyintas kanker.
Baca Juga: PLN Bagikan Tips Aman Gunakan Listrik Untuk Upaya Siaga Banjir, Simak Disini!
"Kami memiliki pembatik tetap dari komunitas tunarungu dan menyertakan motif anak-anak difabel dalam desain kami, sebagai bagian dari upaya menciptakan batik yang inklusif dan bermakna," jelas Harry.
Melalui Gedung Hub UMK Jakarta Raya yang ramah lingkungan, PLN UID Jakarta Raya berharap dapat menciptakan ekosistem UMKM yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.(*)
Artikel Terkait
Ikut Serta Kawal Pemilu 2024, Petugas PLN Ungkap Rasa Bangga
Dukung Kesuksesan Pemilu, PLN UID Jakarta Sediakan Listrik Sementara di TPS
Dukung Pertumbuhan Ekonomi Jakarta, PLN UID Jakarta Raya Sambung Listrik Serentak Total 36 Juta VA