Di tempat yang sama Ketua Umum DPP HIPPI Erik Hidayat menekankan pentingnya keberpihakan pemerintah terhadap optimalisasi penggunaan produk dalam negeri. Dia juga menyoroti pentingnya menjaga kedaulatan ekonomi nasional, terutama dalam menghadapi ancaman akuisisi asing terhadap perusahaan lokal strategis.
Untuk itu DPP HIPPI mengajak pemerintah untuk memperkuat kebijakan perlindungan terhadap aset nasional, termasuk dukungan kepada UMKM dan pengusaha lokal. Diakuinya bahwa saat ini tantangan dalam upaya mengembangkan bisnis di dalam negeri semakin meningkat.
Baca Juga: Yakin Tahu? Ternyata Begini Tips Membuat Cerita Inspiratif yang Bikin Penasaran Pembacanya
"Saat ini kami butuh kebijakan yang tidak hanya melindungi tapi juga memberdayakan pengusaha pribumi, saya percaya pemerintahan di bawah Presiden Prabowo Subianto dapat mewujudkannya," kata Erik.
Dalam Rakernas ini, HIPPI memaparkan program unggulan, termasuk keberhasilan DPD HIPPI Bali yang sukses dalam merevitalisasi lahan pertanian yang menghasilkan beras sehat organik berkualitas tinggi.
Hal ini dapat menjadi peluang yang sangat baik untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini juga sedang digencarkan oleh Kemenkop dengan mendorong koperasi untuk terlibat dalam ekosistemnya.
Baca Juga: Bangun Pusat Pemberdayaan UMKM, PLN Jakarta Resmikan Gedung Hub UMK
"Program ini direncanakan akan kami replikasi ke daerah lain. Kami percaya program ini MBG bisa membangkitkan ekonomi rakyat dan pemerataan ekonomi dapat tercipta," katanya.(*)
Artikel Terkait
Pastikan Kemampuan Penyelesaian Sengketa Lahan, Menteri ATR/BPN Bersama Ketua MA Buka Pelatihan Sertifikasi Hakim Pertanahan
Jadi Ancaman UMKM, KemenKopUKM Pastikan TEMU Tidak Masuk Indonesia
Apresiasi Pameran Produk UMKM, MenKopUKM: Inacraft Jadi Media Strategis Pengembangan Produk Kriya Nasional