Telusur 3 Pedemo Hilang Diduga Terlibat Aksi Agustus 2025: Posko Pengaduan hingga Koordinasi Menko Kumham Imipas dengan Polri

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 30 September 2025 | 03:02 WIB
Ilustrasi demo buruh. (ayobandung)
Ilustrasi demo buruh. (ayobandung)

Baca Juga: Merinci Besaran Iuran dan Manfaat Program JKK dan JKM Menyusul Diskon 50 Persen untuk Ojol, Opang hingga Kurir

Ade Ary juga menyebut masyarakat yang ingin melapor bisa langsung mendatangi posko atau menghubungi nomor layanan pengaduan di 0812-8559-9191.

"Kami mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga atau kerabat agar segera melaporkan, baik langsung ke posko maupun melalui nomor hotline," kata Ade Ary kepada awak media pada Minggu, 14 September 2025.

Mantan Kapolsek Panceng Polres Gresik itu menegaskan, keberadaan posko ini menjadi upaya kepolisian untuk mempercepat penanganan sekaligus memberikan kepastian bagi keluarga yang masih menunggu kabar kerabat mereka.

Menko Kumham Imipas Koordinasi dengan Polri

Baca Juga: Menilik 4 Skema Pembiayaan Perumahan BPJS Ketenagakerjaan untuk Peserta JHT Melalui Program Akselerasi Ekonomi 2025

Terkini, Menteri Koordinator Bidang Hukum HAM Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, mengaku telah berkoordinasi dengan Polri terkait pencarian tiga orang hilang pascademo akhir Agustus 2025 lalu.

Ia juga menyebut bahwa identitas orang yang dilaporkan hilang itu telah dikantongi oleh pihak kepolisian.

"Kami pagi ini melakukan koordinasi dengan Polda dan juga koordinasi dengan Mabes Polri mengenai keberadaan dari tiga orang itu," ucap Yusril dalam konferensi pers, Senin 16 September 2025.

"Nama-namanya kan sudah dimiliki oleh kepolisian dan juga disebut-sebut oleh KontraS," lanjutnya.

Baca Juga: Sambangi Disdukcapil, Denny Mulyadi Tekankan Hal ini

Namun demikian, Yusril juga menyebut bahwa hingga saat ini belum ada keluarga dari ketiga orang hilang tersebut yang melapor.

Lebih lanjut, secara terbuka Yusril meminta para orang yang dilaporkan hilang tersebut untuk segera melapor apabila kondisinya baik-baik saja.

"Walaupun memang setelah dibuka, pos laporan itu lebih kurang seminggu, belum ada keluarga yang melapor," ujarnya.

"Kami imbau kepada mereka yang hilang yang tiga orang itu segera untuk melaporkan diri kalau memang sekiranya mereka dalam keadaan sehat walafiat," kata pria yang juga pernah mejabat sebagai Menteri Sekretaris Negara itu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X