Keluhkan Fasilitas yang Rusak Parah Imbas Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Bandingkan Kondisi saat Tsunami di 2004 Silam

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 23 Desember 2025 | 12:11 WIB
Menyoroti cerita korban banjir bandang di Aceh Tamiang yang juga pernah merasakan bencana tsunami di 2004 silam. (TikTok.com/@yunimakeover)
Menyoroti cerita korban banjir bandang di Aceh Tamiang yang juga pernah merasakan bencana tsunami di 2004 silam. (TikTok.com/@yunimakeover)



JURNALMETROPOLITAN.com - Cerita pilu datang dari para korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Bencana yang terjadi pada akhir November 2025 itu, membuat warga kesulitan jaringan internet hingga listrik, terlebih sejumlah akses jalanan yang terputus akibat terjangan banjir.

Terkini, seorang ibu yang menjadi korban bencana banjir dan longsor di Desa Bukit Tempurung, Aceh, yang juga pernah mengalami Tsunami pada tahun 2004 silam.

“Ini pengakuan seorang ibu di Desa Bukit Tempurung dan kakak ini yang juga korban tsunami yang saat itu kehilangan suaminya," demikian tertulis dalam unggahan TikTok @yunimakeover, pada Jumat, 19 Desember 2025.

Baca Juga: Didukung Kementerian PU, Fasilitas SRMP 11 Bandung Barat Kini Membuat Siswanya Nyaman Belajar untuk Raih Masa Depan

"Hilang suami nya, namun banjir bandang di Aceh Tamiang ini bahkan lebih buruk lagi baginya," tambah postingan itu.

Banjir Bandang di Aceh Tamiang

Dalam postingan yang sama, terlihat sang ibu menjelaskan pada bencana banjir bandang di Aceh Tamiang, bantuan yang datang tidak merata.

Hal tersebut, menurutnya telah mengakibatkan rakyat menderita, kekurangan air bersih, dan malam gelap gulita.

"Kami hilang arah, tidak ada tempat untuk berpegang," ucap sang ibu.

Baca Juga: Kementerian PU Jelaskan Fungsi 'Dry Dam' yang Jadi Karakteristik Unik Bendungan Ciawi dan Sukamahi di Bogor

"Ini kami ya, yang di kota saja begini nasib kami, apalagi yg di desa dan di pelosok sana. Jadi kakak ini dulu korban tsunami,” tambahnya.

Bandingkan saat Tsunami Aceh di 2004

Sang ibu juga menceritakan saat dirinya mengalami bencana tsunami yang terjadi pada 2004 silam.

Ia menilai, kondisi fasilitas yang rusak pascabencana tsunami kala itu lebih cepat pulih dibandingkan dengan banjir bandang yang melanda wilayahnya kali ini.

"Kita ingat kembali, tsunami saat itu ada fasilitas yang masih berfungsi di tempat-tempat lain, jaraknya cukup dekat," ucap sang ibu.

Baca Juga: Penjelasan Bupati Bener Meriah yang Bikin Geram Warganet usai Viral Rombongan Warga Jalan Kaki Puluhan Km di Aceh Tengah

"Kalau tsunami yang di Banda Aceh, yang pesisir aja mengalami (kerusakan fasilitas) itu," terangnya.

Banjir Bandang Dinilai Lebih Parah

Korban banjir bandang di Aceh Tamiang itu menyayangkan hingga kini masih banyaknya akses jalanan yang terputus dan minimnya jaringan internet. 

"Tapi kok sekarang semuanya mati total, bahkan kita bilangnya seluruh Aceh kita bilang seperti itu," jelas sang ibu.

"Semua akses terputus, jaringan bantuannya tidak ada," imbuhnya.

Hingga kini, para korban masih terus berharap bantuan dan percepatan penanganan bencana yang melanda wilayah mereka.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X