Dua Bulan Pascabanjir Bandang dan Longsor, Sejumlah Wilayah di Bener Meriah Masih Kesulitan Air Bersih

photo author
- Jumat, 30 Januari 2026 | 08:55 WIB
Warga Samar Kilang, Syiah Utama di Bener Meriah yang masih kesulitan air bersih. (Instagram/keber_samar__kilang)
Warga Samar Kilang, Syiah Utama di Bener Meriah yang masih kesulitan air bersih. (Instagram/keber_samar__kilang)

JURNALMETROPOLITAN.com - Kondisi sejumlah wilayah di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, masih belum bisa pulih usai banjir bandang disertai tanah longsor pada akhir November 2025.

Salah satunya yang terjadi di Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, saat warganya kini menghadapi permasalahan baru.

Air bersih untuk kegiatan sehari-hari warga Samar Kilang masih sulit untuk diakses.

Keluar dari Desa untuk Mendapatkan Air Bersih

Kesulitan akses air bersih membuat warga Samar Kilang harus mencari hingga keluar desa.

Baca Juga: Banjir Bandang di Wisata Guci: 3 Titik Rusak Parah hingga Kirim Kayu Gelondongan ke Pantai Larangan

Hal serupa sempat terjadi ketika warga berbondong-bondong jalan kaki ke kampung Kem, Bener Meriah demi mendapatkan sembako dan BBM.

“60 hari yang lalu, cari minyak ke Kem. Sekarang cari air ke Keken,” dikutip dari unggahan akun Instagram @keber_samar__kilangg pada Senin, 26 Januari 2026.

“Kami butuh air bersih karena air bersih yang dulu sudah habis dibawa banjir dan longsor,” imbuhnya.

Dalam video yang diunggah, tampak sejumlah warga membawa dirigen dan mengantre untuk mengisi air bersih.

Pipa tersebut berasal dari sumur di gunung dan disambung dengan pipa, lokasinya berada di pinggir jalan raya yang sudah rusak karena banjir dan longsor.

Air Bersih untuk Kebutuhan Minum dan Mandi Sehari-hari

Menilik dari video lain, perekam membeberkan bahwa air tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak dan mandi.

Baca Juga: HOAKS: Kemenkeu Pastikan Post Medsos yang Sebut 200 T Menguap di Himbara adalah Berita Bohong

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X