Cerita Warga Pidie Jaya saat Banjir Akhir November 2025: Kami Pikir Hari Itu Kiamat

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 30 Januari 2026 | 09:30 WIB
Cerita warga Pidie Jaya saat air banjir menghantam rumahnya pada akhir November 2025. (Instagram/robi16.official)
Cerita warga Pidie Jaya saat air banjir menghantam rumahnya pada akhir November 2025. (Instagram/robi16.official)

JURNALMETROPOLITAN.com - Dua bulan berlalu sejak banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang 3 provinsi di Sumatera.

Namun, ingatan detik-detik air menerjang dan momen bertahan hidup saat banjir masih diingat oleh warga terdampak.

Salah satunya seperti yang diceritakan warga Pidie Jaya, Aceh saat rumahnya dihantam air.

Menahan Haus dan Lapar Berhari-hari

Warga Pidie Jaya, dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @robi16.official membagikan cerita saat harus bertahan di atap rumahnya.

Baca Juga: Dua Bulan Pascabanjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Masih Krisis Air Bersih

Ketika air mulai membanjiri rumahnya, selama beberapa hari mereka harus menahan lapar dan haus.

‘Tiga hari kami nggak minum, udah lapar semua ini, anak-anak udan nangis-nangis,” ucap warga tersebut, dikutip pada Selasa, 27 Januari 2026.

Anak-anak yang turut menyelamatkan diri saat itu pun mau tak mau harus menahan lapar.

“DIbilang anak-anak pening, padahal dia lapar. Bilangnya sakit kepala kan,” sambungnya.

Bahkan, untuk menampung air banjir pun, menurut pengakuannya saat itu tak bisa dilakukan.

“Nggak bisa turun, karena di dalam ini airnya dalam, mau menampung air hujan juga nggak bisa,” lanjutnya.

Tidak Menyangka Banjir Tak Kunjung Surut

Lebih lanjut, mereka tak mengira banjir akhir November 2025 itu tak segera surut sampai berhari-hari.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X