Viral Aksi Pemudik di Garut Keluhkan One Way, Warganet: Kalau Nggak Diterapkan Malah Bisa Macet Parah

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 30 Maret 2026 | 14:55 WIB
Pemudik di Garut, Jawa Barat protes pemberlakuan one way. (Instagram/naufalsukangonten)
Pemudik di Garut, Jawa Barat protes pemberlakuan one way. (Instagram/naufalsukangonten)

JURNALMETROPOLITAN.com - Sudah menjadi hal yang lumrah ketika musim Lebaran, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) membuat sistem one way di jalan.

Rekayasa lalu lintas dengan mengubah jalan dua arah menjadi satu arah untuk memecah volume dan kepadatan kendaraan itu dilakukan agar meningkatkan kelancaran.

Namun, sistem one way di Garut ini viral di media sosial karena para pemudik yang memaksa petugas untuk segera membuka jalur.

Pemudik Minta Jalur Dibuka

Video viral amarah pemudik karena jalur one way pertama kali diunggah oleh akun Instagram @naufalsukangonten dan dibagikan oleh @sekitargarut pada Senin, 23 Maret 2026.

Keluhan pemudik tersebut ketika warga terjebak kemacetan di kendaraan mereka karena sistem one way yang diberlakukan.

Baca Juga: Viral Aksi Mitra MBG Joget-joget, Lita Gading Singgung Rencana Bawa Pembahasan ke Mahkamah Konstitusi

“Ratusan pengendara mengamuk akibat sistem one way yang dinilai tidak adil hingga macet total berjam-jam,” tulis keterangan dalam video tersebut.

Dalam video yang berdurasi 36 detik itu, tampak sejumlah pengendara yang turun ke jalan dan protes langsung kepada petugas.

Terlihat pula pengendara yang berusaha untuk membuka water barrier yang memblokade jalan agar kendaraan bisa lewat.

“Gantian dong Pak,” ujar salah satu pemudik yang ada di video itu.

Menilik dari informasi lainnya, peristiwa tersebut terjadi pada senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.

Warganet Ingatkan Pemudik untuk Bersabar karena One Way

Video yang sudah ditonton lebih dari 380 ribu kali penayangan itu telah mendapatkan respons dari pihak Satlantas Polres Garut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X