Pertamax dan Pertamax Green 95 Stabil, 3 BBM Nonsubsidi Alami Kenaikan Harga hingga Rp9.400 per Liter

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 19 April 2026 | 19:59 WIB
Pemerintah ungkap alasan naikkan harga BBM non subsidi (Dok. Unsplash)
Pemerintah ungkap alasan naikkan harga BBM non subsidi (Dok. Unsplash)

Pertamax dan Pertamax Green 95 tidak mengalami kenaikan karena kedua jenis BBM nonsubsidi tersebut banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.

“Harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap, agar kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” kata Baron dalam keterangannya pada Sabtu, 18 April 2026.

Adapun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi untuk penyesuaian lonjakan harga minyak dunia.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menyatakan kenaikan harga sebagai respons untuk kondisi saat ini.

“Kita memahami bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan bagian dari mekanisme yang mengikuti dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar, sehingga ini merupakan respons terhadap kondisi pasar global,” ujar Anggia dalam keterangannya pada Sabtu, 18 April 2026.

“Tapi hal penting yang perlu kami tekankan adalah Pemerintah memastikan harga BBM subsidi, baik itu Pertalite dan Solar subsidi tidak naik,” lanjutnya.

Baca Juga: Viral ‘Daging Karet’ MBG Sumber Jaya Lampung Barat, Warganet Soroti Proses Memasak Daging Sapi di Dapur SPPG

Lebih lanjut, Anggia memastikan hingga akhir 2026, harga BBM subsidi akan tetap stabil seperti saat ini.

Harga BBM subsidi jenis Pertalite saat ini masih seharga Rp10.000 per liter dan Biosolar seharga Rp6.800 per liter.(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X