Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK, Suharyono menjelaskan, berdasarkan data pada 2021, komodo yang ada di alam liar saat ini hanya ada di Taman Nasional Komodo dan di sekitar Pulau Flores, NTT. Diperkirakan, hanya ada sekitar 2.000 hingga 3.000 ekor komodo yang hidup di alam bebas.
Sedangkan, di lembaga konservasi ada sekitar 400 ekor komodo yang berusaha diselamatkan populasinya. Terutama pada lembaga konservasi eks situ, yang membantu menyediakan tempat bagi satwa liar yang sudah terancam di alamnya, dengan mengembangbiakan dan melepasliarkan kembali di alamnya.
Menurutnya, langkah yang dilakukan Taman Safari Bogor merupakan wujud kerjasama yang nyata antara lembaga konservasi dengan KLHK.
Baca Juga: 4 Tips Sebelum Memulai Olahraga, Perhatikan Jika Tak Mau Cedera
“Jadi kalau selama ini, teman-teman taunya Taman Safari kebun binatang, tempat rekreasi, itu cuma tidak semata-mata tempat hiburan. Tapi juga melaksanakan program-program konservasi eks situ,” ujarnya. (*)
Artikel Terkait
Rekomendasi Wisata Murah di Puncak Bogor, Pilihan Tepat Untuk Berlibur
Waspada! Ini Bahaya Hewan Tikus Bagi Kehidupan Kita
Dianggap Hewan Pengganggu, Berikut Cara Penanganan Hama Tikus
8 Rekomendasi Tempat Wisata Gratis di Bogor, Tempat Yang Cocok Untuk Bersantai
7 Rekomendasi Wisata di Bogor, Pilihan Pas Untuk Healing