JURNALMETROPOLITAN.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, didampingi Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan Philips Vermonte serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Bosowa Bina Insani, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 6 Januari 2025.
Bima Arya mengatakan, program ini menjadi momen bersejarah bagi Indonesia sekaligus menjadi tonggak penting bagi upaya menjemput Indonesia Emas 2045.
“Ini hari bersejarah untuk Indonesia. Program perbaikan gizi dan peningkatan kesehatan anak Indonesia resmi dimulai," katanya kepada wartawan.
Baca Juga: Menkop Tekankan Pentingnya Fokus Penyaluran LPDB-KUMKM Untuk Usaha Produktif di Sektor Riil
Ia juga memastikan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bahwa pemerintah daerah untuk berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pelaksanaan MBG.
"Kemendagri memastikan seluruh pemerintah daerah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memahami sistem yang telah disiapkan,” tegasnya
Ia menjelaskan, dapur makan bergizi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekolah Bina Insani telah menunjukkan sistem yang terbangun dengan baik, dari segi kandungan gizi maupun teknis.
Baca Juga: Pj Wali Kota Pimpin Rapim Terakhir di Penghujung 2024
Ia juga menekankan perlunya perbaikan di masa depan, khususnya dalam bentuk kolaborasi dan penyempurnaan teknis penyajian makanan.
“Misalnya, anak-anak TK kesulitan memotong ayam. Karena itu, sajian daging akan diperbaiki, misalnya dalam bentuk fillet atau irisan kecil,” jelasnya.
Di samping itu, Bima juga menekankan pentingnya pembangunan karakter melalui program ini.
Menurutnya, ini bukan hanya tentang makan bersama atau meningkatkan gizi, tetapi juga membangun solidaritas, perhatian, dan kebersamaan bagi anak-anak.