nasional

TNI Percepat Distribusi Bantuan ke Sumut dan Aceh: 76.500 Ton Telah Berhasil Dikirimkan ke Titik Terdampak

Minggu, 30 November 2025 | 22:18 WIB
TNI telah mendistribusikan sejumlah bantuan darurat untuk wilayah terdampak bencana di Aceh dan Sumut. (dok sekretariat presiden)

Muzafar menyebut beberapa jenis bantuan yang dikirim berasal dari berbagai instansi, termasuk bantuan khusus dari PLN.

“Jadi jenis bantuannya itu yang dari PLN untuk emergency BTS darurat kemudian bahan-bahan pokok makanan,” jelasnya.

Peralatan tersebut menjadi kunci mempercepat pemulihan jalur komunikasi di daerah terdampak, terutama di wilayah yang sebelumnya sempat terputus total akibat kerusakan jaringan.

Baca Juga: Yantie Rachim Tekankan Bangun Kebiasaan Hidup Sehat, Seimbangkan Pola Makan Dengan Gerak Tubuh

Tenaga Medis Dikerahkan dengan Helikopter

Selain menyalurkan bantuan logistik, TNI juga memprioritaskan pengiriman tenaga kesehatan untuk memperkuat layanan medis di daerah terpencil.

Menurut Muzafar, dokter dan perawat dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) telah diterbangkan menggunakan helikopter menuju wilayah yang membutuhkan penanganan segera.

“Tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat sudah kita berangkatkan ke sana menggunakan helikopter karena butuh di daerah-daerah yang terisolir,” kata Muzafar.

Keberadaan tenaga medis dinilai penting untuk mempercepat penanganan korban, mengingat sejumlah lokasi pengungsian kekurangan layanan kesehatan dasar serta membutuhkan pendampingan bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Baca Juga: Tak Setuju Whoosh Dianggap Sebagai Lompatan Teknologi, Rocky Gerung Bandingkan dengan Era Soeharto dan B.J. Habibie

Operasi Udara Masih Terus Diperluas

Hingga Sabtu malam, operasi udara terus diperluas untuk memastikan seluruh bantuan dapat disalurkan secepat mungkin.

Cuaca yang masih fluktuatif menjadi tantangan tersendiri, namun TNI memastikan pengiriman tetap berjalan menggunakan jalur yang paling aman.

Pangkodau I menegaskan bahwa seluruh unsur pasukan, baik udara maupun instansi lain seperti Basarnas dan PLN, terus bekerja terpadu di bawah komando satuan penanganan bencana nasional.(*) 

Halaman:

Tags

Terkini