"Kondisi ini memperlihatkan lereng yang kini terbuka," jelas postingan tersebut.
"Di sekitar lokasi, kawasan perbukitan yang sebelumnya tertutup vegetasi, kini menyisakan bekas aliran material longsor," tambahnya.
Peristiwa ini dinilai menjadi gambaran nyata dampak bencana tanah longsor di wilayah dengan kontur curam.
Selain itu, bencana tersebut juga menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di kawasan rawan bencana.
Sampai dengan Selasa, 27 Januari 2026, postingan tersebut telah disukai oleh 41,1 ribu pengguna Instagram.
"Longsor karena pergerakan tanah," tutur warganet dengan akun @rikarianard.
"Yang jelas, pegunungan jangan dialih fungsi, pohon besar harus ditanam kembali," ungkap warganet melalui akun @nenengrosidah.(*)