nasional

Minta Maaf Lagi Usai BGN Hentikan Sementara SPPG Pangauban, Hendrik: Tidak Ada Niat Lecehkan Rakyat Indonesia

Senin, 30 Maret 2026 | 16:15 WIB
Penghentian operasional sementara SPPG Pangauban usai viral mitra berjoget di media sosial. (Instagram/hendrikirawan_d1213mbg)

Ungkap Penutupan Berdampak pada Petugas SPPG Pangauban

Lebih lanjut, penghentian operasional sementara dapurnya membuat lebih dari 100 orang petugas di SPPG tersebut harus berhenti bekerja.

Seperti diketahui, program MBG akan kembali berjalan pada 31 Maret 2026 setelah periode libur Lebaran.

“Dengan hujatan Anda, dengan cacian Anda, dan laporan ke BGN, ada sekitar 150 relawan yang tidak akan bekerja atau produksi pada tanggal 31 Maret,” terang Hendrik.

“Saya sangat prihatin bagaimana nasib relawan saya yang bener-bener sudah semangat, karena setelah Lebaran kan keuangan juga habis. Tapi gimana lagi ya, dari BGN bilang SPPG Pangauban tidak bisa beroperasi,” tambahnya.

Sudah Persiapan MBG dan Meminta Maaf pada Penerima Manfaat

Dalam kesempatan tersebut, Hendrik membeberkan telah melakukan persiapan untuk produksi di tanggal 31 Maret 2026, salh satunya melakukan pre-order (PO) susu untuk penerima manfaat.

Baca Juga: Beredar Video Temuan Jenazah Pria-Wanita di Aceh dalam Kendaraan yang Terparkir, Diduga Keracunan AC Mobil

“Sekali lagi saya mohon maaf kepada netizen pada warga Jawa Barat pada anak-anak yang tadinya tanggal 31 Maret saya sudah PO susu, sudah merancang menu tapi kandas,” tuturnya.

Adapun mengenai pelaksanaan sehari-hari, Hendrik mengklaim bahwa dapurnya berjalan dengan menjaga kualitas.

“Dari pertama saya running ikut program pemerintah, tidak pernah ada komplainan besar. Menu kami dijaga, kualitas dijaga dengan dapur bagus tapi kenapa ini sampai setop?” imbuhnya.

“Tidak masalah saya pun mohon maaf kepada bapak Presiden selaku simbol negara selaku pimpinan tertinggi saya hormat kepada Bapak, saya juga terima kasih pada BGN. Ya, mungkin ini efek dari kekuatan netizen,” tukasnya.(*)

Halaman:

Tags

Terkini