Minta Maaf Lagi Usai BGN Hentikan Sementara SPPG Pangauban, Hendrik: Tidak Ada Niat Lecehkan Rakyat Indonesia

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 30 Maret 2026 | 16:15 WIB
Penghentian operasional sementara SPPG Pangauban usai viral mitra berjoget di media sosial. (Instagram/hendrikirawan_d1213mbg)
Penghentian operasional sementara SPPG Pangauban usai viral mitra berjoget di media sosial. (Instagram/hendrikirawan_d1213mbg)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban, Batujajar, Jawa Barat usai mitranya, Hendrik Irawan, viral karena berjoget.

Melalui keterangan yang diunggah di akun Instagram miliknya, Hendrik kembali meminta maaf dan mengakui kesalahan berasal dari sikapnya sendiri.

“Saya memohon maaf kepada netizen yang terus menghujat saya meski saya udah klarifikasi,” ucap Hendrik, dikutip dari @hendrikirawan_d1213mbg pada Kamis, 26 Maret 2026.

“Saya diberhentikan oleh Ibu Nanik selaku BGN, mungkin netizen sudah merasa puas, yang penting saya udah minta maaf,” lanjutnya.

Mengaku Salah karena Konten Berjoget

Hendrik mengakui aksinya berjoget di SPPG adalah kesalahan yang ia buat sendiri.

Baca Juga: Beredar Video Insiden Mobil BYD di Bundaran HI, Sempat Terpental Lalu Tercebur ke Kolam Air Mancur

“Saya merasa kaget kok permasalahan ini menjadi besar, menjadi huru-hara. Emang sih, ini kesalahan saya karena tidak mematuhi protokol nge-dance di ruangan tempat saya yang saya tidak menyangka akan seviral ini,” ujar Hendrik.

Selain video berjoget dengan narasi Rp6 juta per hari, video lawasnya saat berjoget di ruangan pemorsian tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai SOP turut jadi sorotan.

Selain mengaku bersalah atas konten yang dibuat, Hendrik juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk mencela program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Mungkin netizen juga merasa puas atau merasa gimana ya, tidak apa-apa yang penting saya sudah meminta maaf beberapa kali kepada netizen,” kata Hendrik.

Baca Juga: Sempat Ramai Wacana Sekolah Online di April 2026 demi Hemat BBM, Kini Justru Dipastikan Batal Terlaksana

“Silakan mencaci saya habis-habisan, saya tidak ada niat melecehkan program Bapak Prabowo, tidak ada sedikit pun niat saya melecehkan rakyat Indonesia,” lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X