nasional

Kontroversi di Balik Wafatnya 3 Calon Manajer Kopdes-KNMP: Pulang dalam Peti, Berujung Tindak 'Evaluasi'

Senin, 29 Juni 2026 | 22:17 WIB
Peserta asal Sumatera Utara, Novia Rahmadhani Sitohang meninggal dunia saat mengikuti latsarmil Program SPPI. (Istimewa )

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Sebagian publik di media sosial sedang ramai menyoroti kabar duka yang datang dari 3 calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Sebelumnya diketahui, 3 orang peserta dikabarkan meninggal dunia saat mengikuti program pelatihan dasar militer (Latsarmil).

Korban terbaru bernama Novia Rahmadhani Sitohang, calon manajer KNMP yang sempat mengikuti Latsarmil di Satdik Pusbahasa Kodiklatau, Jakarta.

Novia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Udara Dr. Esnawan Antariksa, dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa, 23 Juni 2026.

Baca Juga: Dampak Penyitaan Truk Tangki BBM di SPBU Genteng Wetan: Pelanggan Kecewa, Terjadi Kelangkaan Solar

Sehari sebelumnya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) juga mengkonfirmasi 2 peserta lain yang wafat usai mengikuti Latsarmil, yakni Anisa Muyassaroh dan Yonanda Muhammad Taufiq.

Istana Angkat Bicara

Atas peristiwa ini, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro memastikan para peserta Latsarmil Kopdes-KNMP akan ditangani sebaik-baiknya.

"Tentu hal terkait dengan peristiwa atau kejadian-kejadian seperti itu," kata Ardiantoro di Kompleks Istana Kepresiden Jakarta, pada Rabu, 24 Juni 2026.

"Dan akan ditangani sebaik-baiknya dan tentu dipisahkan dari kegiatan atau kelanjutan dari program ini," sambungnya.

Di sisi lain, Istana RI memastikan pemerintah menyiapkan langkah mitigasi dan evaluasi usai program Kopdes-KNMP yang dipastikan akan tetap berjalan.

Baca Juga: Sempat Dilarikan ke RS, Peserta SPPI yang Ikut Latsarmil Kopdes-KNMP Wafat dan Jenazahnya Kini Telah Dipulangkan

"Jadi program Koperasi Merah Putih ini tentu tetap lanjut," tegas Ardiantoro.

Halaman:

Tags

Terkini