JURNALMETROPOLITAN.com - Warganet di media sosial saat ini tengah ramai dengan pembahasan mengenai Sensus Ekonomi 2026.
Sensus ini dilaksanakan dengan petugas dari Badan Pusat Statistik (BPS) mendatangi setiap rumah warga atau door-to-door.
Pendataan untuk Sensus Ekonomi 2026 ini berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Namun, di tengah berjalannya proses pendataan, tak sedikit warganet yang menyoroti tentang pertanyaan yang diajukan hingga penunjukkan resmi petugas sensus dengan surat tugasnya.
Cerita Warga Tentang Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Tak Bawa Surat Tugas
Dalam utas di media sosial Threads dengan akun @andritriseptiadi, ia mengungkapkan bahwa rumahnya telah didatangi oleh petugas.
Namun, petugas tidak membawa surat tugas yang membuatnya menolak untuk dilakukan sensus tersebut.
Pengunggah utas juga membeberkan bahwa selain surat tugas, ia juga sempat menanyakan mengenai atribut lain yang dibawa, salah satunya ID card jelas.
“Tapi sebelum mereka menyensus, saya pun menanyakan kepada mereka surat tugas, ID card dll. Mereka hanya tunjukkan ID card tanpa ada surat tugas,” tulisnya dalam utas yang diunggah pada Selasa, 23 Juni 2026.
“Tentunya saya pun menolak disensus, bahwa petugas apapun yang memasuki ranah properti saya harus ada kejelasan dan kewenangan surat dari lingkungan dan instansi mereka,” imbuhnya dalam unggahan yang kini mendapat likes lebih dari 740 kali itu.
Ia menyebut bahwa tindakannya menanyakan kelengkapan surat tugas dan lainnya tersebut untuk melindungi privasinya.
“Saya usir sopan karena mereka pun datang sopan. Saya berusaha melindungi karena ini menyangkut policy data pribadi saya,” tegasnya.
Artikel Terkait
Kontroversi Petugas Satpol PP Jakarta vs Ibu-ibu PKL, Sebilah Pisau yang Dibawa sang Pedagang Dinilai Jadi Ancaman
Sempat Dipertanyakan Warganet, Petugas Ungkap Alasan Wisatawan Tetap Berdiri di Batu saat Banjir di Curug Gomblang
Perkuat Kapasitas Petugas Kebersihan, Kebun Raya Bogor Gelar Bimtek Pengelolaan Sampah