JURNALMETROPOLITAN.com - Dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM)tengah membayangi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 54.684.15 di Jl. Hasanudin No.99, Dusun Cangaan, Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi.
Dalam video yang beredar, tampak sebuah truk tangki milik Pertamina terparkir selama berhari-hari dalam kondisi dipasang police line atau garis polisi.
Tak hanya truk tangki, nozzle pada mesin pengisian BBM jenis bio solar di SPBU tersebut juga dipasang garis polisi.
Atas penyitaan SPBU Genteng Wetan ini, warga setempat mengeluhkan sulitnya mencari BBM untuk keperluan sehari-hari.
Keluh Kesah Pelanggan di Lokasi
Seorang warga sekaligus pelanggar solar di SPBU Genteng Wetan, Andi (50) mengaku kecewa atas mandeknya operasional ini.
"Saya sudah dua hari ini bolak-balik ke sini selalu kecele. Pengisian solar tutup," kata Andi.
"Terpaksa harus mencari ke wilayah lain yang jaraknya cukup jauh, padahal solar ini buat modal kerja," keluhnya.
Berdasarkan penelusuran di lapangan, mandeknya pelayanan ini diduga kuat karena adanya masalah pada proses pengiriman atau distribusi BBM bio solar.
Di sisi lain, kendala itu disinyalir membuat truk tangki pengangkut BBM tertahan di lokasi dan belum mendapatkan izin untuk menyuplai pasokan ke SPBU.
Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi penyitaan SPBU Genteng Wetan yang dikeluhkan warga Banyuwangi tersebut. Berikut ulasannya.
Ihwal Truk Tangki BBM yang Disita
Artikel Terkait
Beredar Video Kebakaran Motor di SPBU Candisari Semarang, Petugas Pom Diduga Baru Pinjamkan APAR saat Kendaraan Hangus
Usai Mediasi dengan SPBU Sriwijaya Semarang, Pemilik Motor yang Terbakar Berharap Petugas Tidak Dipecat: Ini Pengalaman untuk Berbenah
Kronologi Insiden Kebakaran Motor di SPBU Ciledug Tangerang, Diduga dari Percikan Api pada Mesin Lalu Berkobar Seketika