Suaedy menjelaskan selama ini global tren agama itu adalah sekularisasi atau menempatkan agama di ruang privat. Namun, NU tidak pernah tergoda melakukan, mengikuti apa adanya terhadap agama di ruang privat.
Sebaliknya, NU justru sudah sejak lama menempatkan agama juga di ruang publik. Suaedy yang juga Dekan Fakultas Islam Nusantara, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menegaskan NU selalu menempatkan agama bukan hanya di ruang privat, tetapi juga di ruang publik.
Kunjungan rombongan R20 ke Yogyakarta juga menandai rangkaian acara dalam rangka Peringatan Harlah 1 Abad NU dengan mengusung tema Mendigdayakan Nahdlatul Ulama, Menjemput Abad Kedua, Menuju Kebangkitan Baru juga telah tunai terlaksana.***