JURNAL METROPOLITAN - Partai Komunis Indonesia (PKI) terhempas oleh Pancasila. Dengan filosofi Pancasila, ajaran komunis tak pernah bisa tumbuh subur di bumi Nusantara ini.
Meski demikian, dalam perjalanan kemerdekaan Indonesia diwarnai dengan adanya komunis dan Gerakan 30 September PKI atau dikenal dengan G30S PKI yang menandai puncak perlawanan terhadap komunis.
Peristiwa G30S PKI pada tahun 1965, serta penumpasannya pada 1 Oktober 1965 kemudian menjadi hari yang diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila.
Fakta sejarah dari pergerakan yang menelan tujuh korban jenderal TNI ini kini bisa dilihat oleh generasi now di berbagai museum yang menjadi saksi G30S PKI.
Baca Juga: Terisak, Putri Candrawathi Sebut Anaknya sebelum Mendekam di Rutan Mabes Polri
Museum Pancasila Sakti, berlokasi di Lubang Buaya Jakarta Timur menjadi lokasi yang tak bisa dilupakan oleh keluarga korban atas apa yang telah dilakukan PKI.
Sebanyak tujuh jenderal aktif saat itu ditangkap paksa, disiksa dan dibunuh. Pembunuhan ada yang terjadi di rumah dinas dan ada yang dimasukkan lubang untuk dibunuh.
Rumah dinas jenderal yang terbunuh kini juga menjadi museum yaitu Museum Sasmitaloka yang dulunya merupakan kediaman Letjen Ahmad Yani.
Museum Jenderal AH Nasuiton, saksi bisu yang memiliki sejarah bagaimana jenderal ini coba dibunuh oleh PKI namun justru anaknya Ade Irma yang terkena tembakan.
Baca Juga: Komisi III DPR Lakukan Fit and Proper Test 14 Calon Anggota Komnas HAM
Semua museum itu berlokasi di Jakarta. Namun apakah hanya Jakarta lokasi aksi PKI?Berikut beberapa tempat yang juga menjadi lokasi basis PKI.
1. Surakarta
Di kota ini juga menjadi saksi bisu terjadinya pembantaian PKI. Seperti dikutip suarasurakata.id, lokasi pertama pembantaian PKI di Solo terletak di sekitar Gladak. Di sini, empat aktivis muda ditembak oleh anggota PKI.
Lokasi kedua pembantaian PKI di Solo terdapat di Markas PKI Honggowongso, selatan Pasar Kembang. Lokasi ketiga pembantaian PKI di Solo terletak di Kedung Kopi, salah satu sudut aliran Sungai Bengawan Solo di Pucangsawit, Jebres.
Artikel Terkait
BPOM: 250 Peneliti Indonesia Siap Kembangkan Vaksin mRNA
KPI Minta TV dan Radio Tutup Ruang Bagi Pelaku KDRT
Pj Bupati Bekasi Ajak Pelajar Pahami Literasi Keuangan
Lewat Lagu Ini, Dedi Mulyadi Isyaratkan Kesedihan Ditinggal Sang Istri
Kabar Gembira, Mulai Hari Ini Pertamax Turun Harga Jadi Rp13.900