Seperti dikutip krjogja.com Selasa (3/1/2023) panjang badan jalan sekira 50 meter ambles dengan kedalaman sekira 1,5 meter sehingga jalan menuju Srikeminut tak bisa dilalui kendaraan roda empat.
Dukuh Wunut Sriharjo Imogiri Sugiyanto, menjelaskan amblesnya jalan disebabkan hujan yang terus menerus mengguyur badan jalan serta kemungkinan dampak dari abrasi Sungai Oya.
Sementara Kepala DPUPKP Bantul, Aris Suharyanta mengatakan rusaknya jalan menjadi tanggungjawab pemenang tender karena masih dalam masa pemeliharaan. Selain itu pihak DPUPKP akan berkoordinasi dengan UGM untuk penyebab pastinya.***
Artikel Terkait
Desa Kambo di Kota Palopo, Keindahan Alamnya Menawan Menteri Sandiaga S Uno
Wisatawan Asing Pilih Desa Wisata Saat ke Yogyakarta
Desa Wisata Wae Rebo, Pesona Tradisi yang Banyak Dikagumi
Agrowisata di Kelurahan Pengkok, Potensi Wisata Baru Gunungkidul Yogyakarta
Batam, Wisata Petualangan Airnya Dahsyat