Saling Lempar Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan, Mahfud Md : Bukti Liga Sepakbola Nasional Agak Kacau

photo author
Egis Yulianti, Jurnal Metropolitan
- Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:05 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD mengumumkan pembentukan tim independen untuk mengusut tragdei berdarah Kanjuruhan Malang.  (Foto : ist)
Menkopolhukam Mahfud MD mengumumkan pembentukan tim independen untuk mengusut tragdei berdarah Kanjuruhan Malang. (Foto : ist)

JURNAL METROPOLITAN - Terkait adanya saling lempar tanggungjawab antara PSSI, PT LIB, Panpel, dan Host Broadcaster dalam Tragedi Kanjuruhan Mahfud MD selaku
Menko Polhukam memberikan tanggapan.

Mahfud menjelaskan bahwa rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencarian Fakta (TGIPF) Kanjuruhan belum dikeluarkan, masih akan didiskusikan hari ini.

Tapi bahwa terjadi saling menghindar dari tanggungjawab operasional lapangan antara pihak federasi, pengelola liga, panitia pelaksana, pihak keamanan, hingga penyelenggara siaran, menjadi bukti bahwa penyelengaraan Liga Sepakbola Nasional agak kacau.

Baca Juga: Paspor Mulai Berlaku 10 Tahun, Cek Disini Biayanya!

Membahayakan bagi dunia persepakbolaan kita. Nyawa manusia dibuat pertaruhan karena tak ada jaminan keselamatan yang maksimum.

"Ini menjadi salah satu perhatian TGIPF untuk mencari akar masalahnya sebagai bahan utk menyusun rekomendasi. Kita juga sdh mendiskusikan dan melakukan crosscheck temuan dgn Komnas HAM," kata Mahfud.

Menurutnta, bakal ada kemungkinan Komnas HAM merekomendasikan sesuatu yg khas sesuai dengan kewenangannya.

Baca Juga: Plt Wali Kota Bekasi : Kecamatan Bekasi Timur Juara 1 Sinergitas Tingkat Jawa Barat, Jadi Contoh 12 Kecamatan

"Apa itu? Nanti saja, biar Komnas HAM yang mengumumkan," tulisnya di Instagram (12/10).

Mahfud melanjutkan, temuan TGIPF takkan diumumkan sebelum diserahkan kepada Presiden. Sebab TGIPF dibentuk dgn Kepres untuk keperluan Presiden.

"TGIPF akan menyerahkan laporan kepada Presiden Jumat atau Senin mendatang," tukasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Egis Yulianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X