JURNAL METROPOLITAN - Terkait adanya saling lempar tanggungjawab antara PSSI, PT LIB, Panpel, dan Host Broadcaster dalam Tragedi Kanjuruhan Mahfud MD selaku
Menko Polhukam memberikan tanggapan.
Mahfud menjelaskan bahwa rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencarian Fakta (TGIPF) Kanjuruhan belum dikeluarkan, masih akan didiskusikan hari ini.
Tapi bahwa terjadi saling menghindar dari tanggungjawab operasional lapangan antara pihak federasi, pengelola liga, panitia pelaksana, pihak keamanan, hingga penyelenggara siaran, menjadi bukti bahwa penyelengaraan Liga Sepakbola Nasional agak kacau.
Baca Juga: Paspor Mulai Berlaku 10 Tahun, Cek Disini Biayanya!
Membahayakan bagi dunia persepakbolaan kita. Nyawa manusia dibuat pertaruhan karena tak ada jaminan keselamatan yang maksimum.
"Ini menjadi salah satu perhatian TGIPF untuk mencari akar masalahnya sebagai bahan utk menyusun rekomendasi. Kita juga sdh mendiskusikan dan melakukan crosscheck temuan dgn Komnas HAM," kata Mahfud.
Menurutnta, bakal ada kemungkinan Komnas HAM merekomendasikan sesuatu yg khas sesuai dengan kewenangannya.
"Apa itu? Nanti saja, biar Komnas HAM yang mengumumkan," tulisnya di Instagram (12/10).
Mahfud melanjutkan, temuan TGIPF takkan diumumkan sebelum diserahkan kepada Presiden. Sebab TGIPF dibentuk dgn Kepres untuk keperluan Presiden.
"TGIPF akan menyerahkan laporan kepada Presiden Jumat atau Senin mendatang," tukasnya.***
Artikel Terkait
Pemda Bali Berlakukan Zonasi Kendaraan Listrik di Nusa Dua Mulai 11 November
Supaya Beda dengan Motor Berbahan Bakar Bensin, Motor Listrik Akan Diberi Tanda Ini
Ternyata Ini Caranya Kalau Mau Terlibat dalam Industri K-Pop
Aremania Minta Perlindungan ke LPSK Setelah Nyatakan Kesediaan Jadi Saksi Tragedi Stadion Kanjuruhan
Paspor Mulai Berlaku 10 Tahun, Cek Disini Biayanya!