JURNALMETROPOLITAN.com -- Kelas edukasi sahabat Kebun Raya Cibodas kali ini berkesempatan untuk berbagi ilmu tentang tanaman hias di Sentra Wyata Guna Bandung. Program ini merupakan program yang mengajarkan kita tentang budidaya tanaman hias serta memberikan nilai tambah terhadap tanaman hias agar dapat bersaing di industry florikultura Indonesia.
Kegiatan yang dilaksanakan di Bandung ini mendapatkan antusias yang sangat baik dari peserta teman-teman disabilitas. Antusias tersebut terlihat dari semangat dan keuletan teman teman dalam membuat kokedama.
Penyuluh sosial Sentra Wyata Guna Bandung, Dian Dwi Nuraini mengatakan bahwa Kegiatan ini merupakan kegiatan berkelanjutan yang sudah mulai dari bulan mei.
Baca Juga: Suarakan Konservasi Alam Lewat Pertunjukan Musik, Kebun Raya Purwodadi Siap Gelar 'Sunset di Kebun'
"Awal dari kegiatan ini karena adanya arahan dari ibu menteri sosial untuk melakukan kegiatan pelatihan budi daya tanaman hias yang dikelola untuk ppks dan ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup," jelasnya, Senin 4 September 2023
"Kegiatan tambahan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan lain untuk dipelajari serta diharapkan dapat memberikan peningkatan taraf hidup dan perekonomian ppks yang dilayani di Sentra Wyata Guna Bandung," sambungnya
Teman-teman di Sentra Wyata Guna Bandung merasa antusias terhadap pelatihan Kokedama ini, karna merupakan metode budidaya tanaman hias dengan memberikan nilai tambah pada tanaman agar memiliki daya tarik serta beda dari yang umumnya.
Baca Juga: Saung Kelas Edukasi Kebun Raya Cibodas, Jadi Solusi Kegiatan Alam Dengan Udara Segar
Pelatihan ini juga mengajarkan budidaya tanaman tanpa menggunakan pot, sehingga menjadikan alternatif dalam perkembangan usaha florikultura.
"Metode kokedama ini merupakan metode mudah yang dapat kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Tanaman-tanaman yang sebelumnya usang dan terlihat biasa saja akan menjadi luar biasa. Tanaman-tanaman dengan metode kokedama ini dapat digantungkan di teras-teras rumah bahkan indoor," jelas Dian
Salah satu peserta pelatihan yang berasal yang dari Lampung, Febry Saputra mengatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru khususnya bagi penyandang tunanetra
“pelatihan kokedama ini memberikan hal baru khususnya bagi tunanetra, karena jarang sekali tunanetra mengembangkan tanaman hias, sehingga dengan adanya pelatihan ini memberikan pengalaman baru bagi teman teman disabilitas khususnya tunanetra," pungkasnya